Kebakaran di Ciwangi Musnahkan 3 Bangunan

25 July 2010 19:03 WIB
 
0

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis

Warga RT 03 / 06 Dusun Ciwangi, Desa Cibogo, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, dikejutkan dengan kebakaran yang terjadi sekira pukul 13.30 WIB. Dugaan sementara api berasal dari arus pendek listrik, seperti dijelaskan Alis istri Asep Tahyudin pemiliki kios yang ludes terbakar, kepada sumedangonline, Minggu(25/07) petang.

“Siganamah tina listrik, margi seuneu katingalnateh ti tengah bumi”Ujar Alis yang berusaha tegar mendamping suaminya yang terbaring shock.

Api dapat dipadamkan 30 menit kemudian oleh penduduk setempat, dengan mengunakan peralatan seadanya.

Tidak ada korban jiwa meninggal dalam musibah tersebut, kerugian materiil ditaksir lebih dari 200 juta rupiah. Salah satu korban mengalami luka bakar ringan atasnama Asep Tahyudin (39) korban saat itu juga langsung dilarikan ke Puskesmas Kecamatan Darmaraja.

Korban mengalami luka bakar menurut beberapa sumber dilapangan, seperti dituturkan saksimata Aswan (51), berusaha untuk menyelamatkan beberapa berkas penting seperti berkas – berkas BUMDES, ke dalam rumah yang sudah terbakar, korban yang merupakan pengurus Pengelola UEP Raksa Desa Cibogo sempat menyelamatkan beberapa berkas, dan berusaha masuk lagi tetapi hal tersebut dapat digagalkan oleh warga, saksi lain menuturkan bahwa korban berusaha memadamkan api dengan injakan kakinya, akibat kejadian tersebut kaki korban mengalami luka bakar.

Petugas Jaga Puskesmas Kecamatan Darmaraja saat dimintai konfirmasinya membenarkan, telah ada korban kebakaran dari dusun Ciwangi yang sempat mendapat perawatan, namun karena luka bakar yang dideritanya termasuk kategori luka bakar ringan, korban diizinkan untuk pulang.

Selain kios milik Asep Tahyudin kebakaran itu juga meluluhlantahkan dua bangunan lainnya milik Bapak Ibarahim (80) orangtua Asep Tahyudin, dan satu bangunan kosong milik Bapak Yayat.

Bahkan Ibu Aminah istri Bapak Ibrahim menuturkan, sempat shock berat ketika melihat api membesar, hingga ia tak kuasa untuk berdiri dan tidak sadar jika ada dari keluarganya membopongnya ke tempat yang lebih aman. Pada saat kejadian baik Ibu Aminah maupun suaminya akan melaksanakan Shalat Dzuhur.

“Kaleresan ibuteh bade shalat lohor, malah panginten mukena ge masih ngalumruk we dipayuneun kamar!” Tuturnya.

Aparat Kepolisian Sektor Darmaraja yang datang langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) belum dapat memastikan penyebab utama terjadinya kebakaran, pihaknya masih terus menggali keterangan dari para saksi dan korban, namun karena para korban mengalami shock, petugas kepolisian belum mendapat informasi tambahan.**(igun/hadi)