KALAU MAU PASTI BISA

14 July 2010 00:07 WIB
 
3
Ir.H.Surahman,M.Tech,M.Eng,MBA
Ir.H.Surahman,M.Tech,M.Eng,MBA

SUMEDANG NYANDANG KAHAYANG.

Adalah merupakan suatu “jargon’ yang telah dipublikasikan sekitar duapuluh tahunan yang lalu, nampaknya sesuai dengan jargon tersebut hingga kini masih berstatus “nyandang kahayang”, belum terasa ada implikasi perubahan yang berarti dalam kehidupan di masyarakat Sumedang, namun kini malah yang terjadi dalam setiap tahun ‘trend’-nya mengalami deficit.

Hal ini tentunya tidak boleh dibiarkan terus terjadi seperti itu karena akan berdampak ‘systemic’ dan ‘endemic’ dalam kehidupan masyarakat sehingga nantinya bila dibiarkan Sumedang akan semakin jauh ketinggalan dibandingan Kabupaten lainnya di Jawa Barat, padahal Kab.Sumedang lokasinya paling dekat dengan ibu kota Jawa Barat (Bandung), semestinya harus dapat mengikuti perkembangan Kota Bandung, bukan malah sebaliknya.

Namun apakah sih sebenarnya yang membuat Sumedang mengalami deficit dalam setiap tahunnya sehingga tidak mengalami kemajuan yang berarti selama ini ? Hal itu tentunya harus menjadi tanggungjawab dan pemikiran semua pihak, sehingga dapat diambil suatu solusi yang dapat diterapkan dalam suatu roda pemerintahan dan diterima dengan baik oleh masyarakat.

Untuk dapat menelusuri dan menelaah keadaan tersebut di atas, nampaknya perlu dikaji dengan suatu analisa masalah berdasar masukan dari berbagai sumber yang mewakili pihak Pemerintah, Anggota Dewan dan Perwakilan dari Masyarakat,

SWOT ANALYSIS.
Bentuk kajian analisa dan mitigasi masalah yang paling sederhana diantaranya dapat kita terapkan dengan menggunakan SWOT Analysis, yaitu suatu instrument perencanaaan strategis yang klasik. Dengan menggunakan kerangka kerja kekuatan dan kelemahan; kesempatan ekternal dan ancaman. Instrument ini memberikan cara sederhana untuk memperkirakan cara yang terbaik untuk melaksanakan sebuah strategi. Instrument ini menolong para perencana tentang apa yang bisa dicapai, dan hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan oleh mereka.

3 COMMENTS

  1. Sampurasun Juragan…,
    Rupina mah kedah kitu Kang, pemimpin rakyat mah kedah ngarakyat…, piraku ari sapedah na merek “Jaguar” mah asa teu pararantes teuing keur Urang Sumedang mah..!