Kadis Curhat Soal Mobdin

16 July 2013 09:23 WIB
 
0

Wakil Bupati Sumedang, H Ade Irawan, tampak akrab saat berkunjung di sejumlah dinas intansi .
Wakil Bupati Sumedang, H Ade Irawan, tampak akrab saat berkunjung di sejumlah dinas intansi .
KOTA-Kunjungan mendadak wakil Bupati Sumedang, H Ade Irawan, ke Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura, membuat terkejut sejumlah pegawai di dinas tersebut.
Kekagetan juga ditunjukan Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Ir. Wowo Sutisna, ia mengaku kaget dengan kedatangan orang nomor Dua di Sumedang itu. Dalam sidaknya kali ini, Ade mengintruksikan agar pagar depan dinas lebih dirawat dan diperhatikan karena menurutnya kurang rapi dan elok dilihat dengan cat yang mulai kusam dan mengelupas, terlebih menjelang hari kemerdekaan.
Selesai kunjungan ke Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Ade meluncur ke Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga. Kedatanganya disambut para pegawai yang berjajar untuk bersalaman, kemudian ia berkeliling ke tiap ruangan dinas didampingi Kadisbudparpora Dicky Rubiana. Dalam kesempatan itu, Dicky sempat curhat ke Ade berkaitan dengan lingkungan Disbudpar. Dicky mengeluh mengenai kurangnya mobil dinas sebagai sarana transportasi, karena selama ini mobil dinasnya selalu rebutan dengan kepala bidang lainya, menurutnya hal tersebut dinilai perlu sebagai sarana penunjang.
“Jika ditanya kurang ya saya jawab apa adanya saja pa memang kurang, karena mobil dinasnya selalu rebutan dengan para kabid, sedangkan acara dan agenda lapangan juga cukup padat,” ujar Dicky.
Ade sempat terkesan ketika melihat bangunan Disbudparpora yang masih terlihat orisinil sampai sekarang. Ia mengungkapkan, bangunan bekas peninggalan Belanda tersebut hanya perlu dipoles sedikit saja agar terlihat lebih cantik.
Setelah ke Disbudparpora, Ade kemudian berkunjung ke kantor Satpol PP, ia sempat tercengang ketika melihat kantor satpol PP yang seolah tidak terawat. Ia pun kembali melihat beberapa ruangan didampingi Kasatpol PP Ate Sumarna. Ia sempat berkelakar ketika melihat salah satu anggota Satpol PP yang berpostur gemuk.
“Masa Satpol PP gendut, nah segini lah cukup badan idealnya,” ujar Ade sambil menunjuk kepada Kasat Pol PP Ate.
Menurutnya, kegiatan seperti sidak sangat diperlukan terlebih sebagai salah satu upaya menuingkatkan kedisiplinan di kalangan pegawai Pemkab. Selain itu, sidak tersebut bisa menjadi sarana langsung untuk menyampaikan keluhan dari berbagai dinas yang dikunjungi.
“Ini kan salah satu upaya untuk silaturahmi, dan untuk meningkatkan kedisiplinan kerja di kalangan pegawai pemda juga, karena mereka kinerjanya diperhatikan. Hal ini juga cukup efektif sebagai sarana penyampaian aspirasi secara langsung, seperti tadi kan ada yang curhat terkait mobil dinas yang kurang, terus bangunan yang tidak terawat dan banyak lagi. Bagi saya pemimpin yang baik itu adalah pemimpin yang dekat dengan rakyatnya, mun ceuk bahasa Sunda mah teu asa-asa,” pungkas Ade. (asp)

PROMO CONTENT
loading...