Jumlah Petugas Lapas di Jabar Masih Minim

23 January 2018 00:33 WIB
 
0

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis

BANDUNG-Jumlah petugas lembaga pemasyarakat (lapas) atau rumah tahanan (rutan) di Jawa Barat masih terbilang minim.

Kepala Kanwil Kemenkumham Jabar, Indro Purwoko menjelaskan, tidak semua pegawai di lapas atau rutan bertugas untuk menjaga warga binaan atau tahanan. Misalnya di Lapas Jelekong yang dihuni oleh 1.300 tahanan hanya dijaga oleh 5 petugas. Idealnya 1:25, sedangkan kondisi ini masih jauh dari ideal.

“Jumlah petugas lapas di Jabar ini belum bisa dikatakan ideal,”kata Indro kepada wartawan di Bandung, Senin (21/1/2018)

Indro mengungkapkan, kini pihaknya merekrut sebanyak 1.114 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) terpilih dari 5.777 pelamar kerja Jabar lainnya. Untuk tingkat sarjana Provinsi Jawa Barat termasuk provinsi yang menberikan kontribusi yang cukup besar sekitar 416 orang.

Kedepannya akan ada kebijakan baru dalam proses perekrutan petugas. Pasalnya, memoratoriumnya sudah berlaku selama 5 tahun dengan kondisi petugas yang pensiun, sudah meninggal dunia dan sebagainya.

“Harapanya setelah adanya penambahan rekrutmen akan lebih meningkat dalam pelayanan kepada warga binaan,”ungkap Indro.

Berkenaan dengan petugas lapas (sipir) yang melakukan tindakan melanggar peraturan, Kemenkumham tidak segan-segan akan menindak oknum petugas yang melanggar peraturan.

“Jadi jangan digeneralisir lah ya. Bahwa Kemenhumham ada salah satu kalapasnya atau Karutannya yang melakukan pelanggaran padahal itu oknum seorang pimpinan. Yang jelas kalau oknum itu, ya tanggung jawabnya sendiri lah ya,”papar Indro.

Kemenhumham sudah berkomitmen jika menemukan petugas atau oknum yang melanggar peraturan maka kan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

“Tentu kita akan tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,”pungkasnya (MAT)