Jokowi Jadi Rebutan Golkar dan Gerindra

22 July 2013 10:39 WIB
 
0

Ketua DPP PDI-Perjuangan, Maruarar Sirait, saat bersama Gubernur DKI Jakarta, Djoko Widodo di Kediamannya di Jakarta, Sabtu (20/7/2013).
Ketua DPP PDI-Perjuangan, Maruarar Sirait, saat bersama Gubernur DKI Jakarta, Djoko Widodo di Kediamannya di Jakarta, Sabtu (20/7/2013).
KETUA Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-Perjuangan, Maruarar Sirait, menilai adanya perebutan dua calon presiden terhadap sosok Joko Widodo yang saat ini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta adalah hal yang bagus. Menurut dia, perebutan Jokowi, oleh calon presiden Prabowo Subianto dan Aburizal Bakrie menandakan jika kader PDI-Perjuangan mendapatkan banyak apresiasi dari partai lain.
“Bagus jika kader PDI-Perjuangan kita, banyak mendapat apresiasi dari tokoh partai lain,” kata Maruarar kepada Sumeks melalui telepon pribadinya, Minggu (21/7).
Ia menyebutkan saat ini tokoh PDI-Perjuangan seperti Jokowi dan Megawati, menduduki angka paling tinggi pada beberapa survey yang dilakukan beberapa lembaga survey.
“Kita bersyukur survei Partai menyatakan PDIP urutan ke 1 dan Mas Jokowi dan Ibu Mega ratingnya sangat tinggi untuk Pilpres. Jokowi adalah kader kita yang loyal dan ideologis, 2 kali jadi walikota dan sekarang Gubernur DKI,”ujarnya.
Meski demikian, kata dia, keputusan akhirnya tetap pada rekomendasi Ketua Umum PDI-Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, untuk menentukan siapa capres yang bakal diusung oleh PDI-Perjuangan.
“Pada waktunya kita akan putuskan Capres kita. Sekarang kita fokus dapat minimal 20 persen di pemilu legislatif supaya bisa mandiri mencalonkan. Yang penting kita memerlukan Presiden yang bisa menyelesaikan masalah bangsa di bidang ekonoomi, penegakan hukum dan pelayanan publik utamanya pendidikan, keseshatan dan infrastruktur,” pungkasnya.(ign)

PROMO CONTENT
loading...