Jarum pentul tertelan, Annisa butuh pertolongan dana operasi segera

26 September 2017 13:11 WIB
 
1
Annisa saat melakukan kontrol di RSUD Sumedang, hari ini (26/9/2017).
Istimewa
Annisa saat melakukan kontrol di RSUD Sumedang, hari ini (26/9/2017).

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis

SUMEDANGONLINE.COM, SUMEDANG: Annisa Salim, siswa SMP Negeri 1 Rancakalong kelas 9G hingga kini masih melakukan kontrol di RSUD Sumedang, Selasa (26/9/2017). Annisa mengalami kecelakaan sebuah jarum pentul masuk ke perutnya saat akan memakai jilbab di depan kaca kelas di sekolahnya pada 18 September 2017 lalu. Ia didorong seseorang hingga jarum yang tengah digigitnya tertelan.

”Aku gigit jarum pentul, hal yangg tak diinginkan pun terjadi. Entah disengaja atau tidak ada yang mendorongku dari belakang, akhirnya jarum pentul tertelan oleh ku,” ujar Annisa.

Pihak sekolah sudah berusaha membawanya ke Puskesmas, namun pihak puskesmas tak sanggup. Lalu dia pun dibawa ke RSUD Sumedang, lagi lagi RSUD Sumedang tak sanggup menanangi karena jarum pentul hasil rontgen sudah masih di bagian dada dekat paru-paru. “RS Sumedang tak punya alatnya akupun dirujuk ke RS Bandung,” ujarnya.

Sayangnya, karena terkendala uang untuk biaya operasi dia pun mengaku kesulitan. Pihak keluarga sudah diberitahu berapa nilai operasi. Untuk biaya operasi saja Rp 19 juta, belum biaya obat biaya kamar dan lain lain, diperkirakan keluarga Annisa harus punya biaya Rp 50 juta.

Kakak kandung Annisa Maryam, 22, membenarkan keadaan adiknya seperti itu. Dia berharap BPJS Kesehatan segera aktif. “Aku telah melunasi hutang BPJS,  namun tek kunjung aktif,” terang dia.

Kondisi darurat tersebut tentu harus menjadi pertimbangan lain pihak rumah sakit yang akan menangani operasi.

Pihak RSUD Sumedang membenarkan adanya kasus tertelannya jarum yang menimpa Annisa salahsatu siswa di SMP Negeri 1 Rancakalong. ***