JAMUR 99 TANGKAI, KEJUTKAN WARGA BAKOM

20 June 2011 07:11 WIB
 

Beberapa orang anak tampak begitu penasaran dengan munculnya Jamur aneh di dusun Bakom, Desa Linggajaya, Kec. Cisitu, Sumedang. Foto:igun gunawan

CISITU – Pagi hari setelah terjadinya fenomena alam gerhana bulan total selama selama 100 menit, warga kampung Bakom, RT 04 RW 07, Desa Linggajaya, Kecamatan Cisitu, dikejutkan dengan adanya penemuan jamur sebesar tampah, setelah warga menghintungnya, jamur yang bertumpuk dan berwarna putih itu berjumlah 99 tangkai.

Adalah ketua RW 07, Tarwia, yang menemukan jamur aneh tersebut, pada saat itu dirinya sangat berkeinginan untuk mengambill singkong di kebun yang berjarak sekira 500 meter dari rumahnya, namun sesampainya di kebun tersebut, tiba – tiba Tarwia melihat seberkas cahaya putih melintas dihadapannya, meski kaget ia pun tidak berpikir macam – macam, ia melanjutkan menggali pohon singkong, ketika pulang dirinya malah terjatuh diantara terasering kebun.

“nah pada saat jatuh itu ia terkejut karena dihadapannya, ia melihat ada tumpukan supa sebesar nyiru (tampah, red.),” ungkapa istrinya, Cicih.

Tarwia, yang saat itu masih lemas karena baru saja sembuh dari sakit selama 12 hari itu, segera beranjak dan orang pertama dari keluarga yang dikasih tahunya adalalah ibu Ratih.

“iya waktu itu bapak bilang ada supa, sebesar nyiru di kebun, saya pun lantas pergi dan melihatnya, memang ada supa yang jumlahnya dari saat ditemukan sampai hari kelima (kemarin, red) itu setelah dihitung ada 99 buah,” papar Ratih, dikediaman ketua RW 07.

Kabar adanya penemuan yang baru kali pertama terjadi di kampung Bakom itu, menyebar kemana – mana, mulai dari anak – anak hingga orang dewasa berdatangan kelokasi tersebut, bahkan sampai pukul 17.00 WIB masyarakat masih berantusias menyaksikan fenomena alam yang aneh itu.

Kabar lain yang dituturkan, Ratih, pada malam Jumat kemarin, seorang pengunjung sedang asyik merokok, tiba – tiba melihat kepulan asap putih dari tengah tumpukan Jamur, asap itu membumbung ka awan dan menaburkan aroma dupa.

BACA JUGA  Di Paseh, Truk Pasir Terguling

itu kajantenana pas malem Jumaah, waktu itu kan Jamurnya sebelum ada yang menyiram dengan air kotor, itu berwarna putih, nah dia itu merokok dilokasi tersebut, padahal jauh dari tumpukan jamur itu, tapi tiba – tiba dari tengah jamur, muncul asap dan bau kemenyan,”ungkapnya.

Meski mengandung fenomena mistis, namun jumlah kunjungan warga tidak lantas berkurang, bahkan mereka malah lebih penasaran. Akhirnya, untuk menghindari tangan – tangan jahil kembali seperti disiramnya tumpukan Jamur dengan air kotor, Tarwia, akhirnya memasang pagar pembatas, disamping pagar tersebut ia menyimpan kotak amal untuk para pengunjung yang mau menginfakkan hartanya.

Cicih hanya berharap, Jamur yang ada dilahan kebun miliknya itu, akan memberikan manfaat bagi setiap orang, sama sekali ia tidak akan merubah posisi dan mengambil jamur itu untuk dimakan, meski pun sudah ada yang berani mencobanya, dengan memakan jamur itu.

“katanya sih rasanya manis, kemarin itu ada seseorang yang berani memakan,”ungkapnya.

Sayangnya, sejauh ini keluarga Tarwia, tidak mengetahui jenis jamur yang tumbuh aneh itu. Ia berharap dinas terkait untuk dapat melakukan penelitian lebih lanjut.(igun gunawan)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.