Jalan Ujungjaya-Palasari rusak berat bak walungan saat, ini kata camat

5 November 2016 06:46 WIB
 
4
Foto yang diunggah pemilik akun Jaja Rantau Jaja.
Istimewa
Foto yang diunggah pemilik akun Jaja Rantau Jaja.

SUMEDANGONLINE: Sepanjang 4 kilometer antara Jalan Ujung Jaya menuju Palasari yang menghubungkan kedua desa tersebut, saat ini kondisinya rusak berat. Warga setempatnya. Keadaan tersebut tentu saja menghambat berbagai aktivitas warga.
Menurut beberapa sumber sumedangonline, rusaknya jalan tersebut akibat adanya kendaraan berat yang melintas kawasan tersebut ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajakti, Majalengka.
Pihak Camat Ujungjaya, Asep Atang Junaedi, untuk menutupi kebutuhan perbaikan jalan telah dianggarkan di APBD dan alokasi Pagu Indikatif Kewilayahaan Kecamatan senilai Rp 1,3 Miliar, namun baru terealisasi sebesar Rp 600 juta dan hal itu sebut dia tak akan cukup. Sehingga saat ini pihaknya tengah berupaya pada pihak para pengusaha Majalengka yang mempergunakan jalan tersebut sebagai jalur melintasnya alat berat.

Kondisi terakhir jalan antara Ujungjaya-Palasari, 4/11/2016
Kondisi terakhir jalan antara Ujungjaya-Palasari, 4/11/2016
“Jalan Ujungjaya-Palasari, jalan itu tembus ke Kertajati saat ini kondisinya rusak berat. Dari anggaran APBD Sumedang, bahwa jumlah dana yang dianggarkan itu Rp 1,3 Miliar tetapi yang teralisasi dan yang akan dilaksanakan itu hanya tersisa Rp 600 juta,” ungkapnya.
Kata dia, nilai Rp 600 juta itu hanya dapat memperbaiki jalan sepanjang 200 meter, sementara kerusakan jalan tersebut mencapai panjang 4 kilometer.
Jalan tersebut pun memiliki jasa besar dalam pembangunan Tol Cipali, sayangnya tak mendapatkan perhatian serius dari pemerintah maupun pengusaha. “Ya, Alhamdulillah begitu Cipali selesai, sekarang kami yang menaggung akibat dari hal tersebut, jadi rusak berat.”
Masyarakat pun sempat melakukan reaksi atas keadaan tersebut ke Desa Ujungjaya dan Palasari. “Kita juga sempat audensi dengan DPRD Kabupaten Sumedang, dari hasil audensi tersebut kami juga ada penjelasan baik dari dewan, maupun dari kepala dinas terkait. Alhamdulillah untuk tahun ini dari APBD saja senilai Rp 1,3 Milir. Padahal kami menginginkan tahun ini jalan tersebut diaspal, tapi apa daya untuk tahun ini anggarannya belum ada kan. Untuk sementara paling hanya di sirtu dulu,” jelasnya. (iwn)

4 COMMENTS