Jalan Poros Sukasari – Lembang, jadi Program Unggulan Doamu Esa

26 March 2018 13:35 WIB
 
Dony Ahmad Munir beserta keluarga saat menonton pertandingan Persib Bandung vs PSM Makassar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Dony Ahmad Munir beserta keluarga saat menonton pertandingan Persib Bandung vs PSM Makassar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

SUMEDANGONLINE.COM, SUMEDANG – Jalan Poros Sukasari – Lembang, merupakan jalur jalan yang sudah digagas Almarhum H Endang Sukandar (HES). Jalan tersebut nantinya dijadikan akses transportasi utama yang menghubungkan Kecamatan Sukasari Kabupaten Sumedang, dengan Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat.

Entah mengapa, setelah HES almarhum, program tersebut tidak berjalan. Namun demikian program infra struktur yang menjadi dambaan masyarakat banyak ini kini dijadikan Program Unggulan Doamu Esa, jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sumedang 2018-2023. Demikian disampaikan calon bupati sumedang, Dony Ahmad Munir, melalui Bagian Humas dalam siaran persnya.

“Akan banyak manfaat yang akan didapat jika poros Sukasari-Lembang bisa kami wujudkan. Manfaat itu antara lain dapat mempercepat waktu tempuh Sumedang-Lembang,” kata Dony.

Jalan tersebut juga sebut dia, sebagai akses ekonomi masyarakat Sukasari dan Tanjungsari dalam memasarkan produk sayuran ke pasar lembang. ”Dan menjadi akses wisata dalam pengembangan wisata alam di kawasan sukaaari lembang. Diharapkan Pariwisata dikawasan tersebut akan tumbuh sejalan dengan perkembangan transportasi dan wisata alam yang indah” ujar Dony yang mendapatkan nomor urut 1 dalam Pilkada Sumedang 27 Juni nanti.

Pertumbuhan ekonomi, kesempatan kerja dan wirausaha, kata Dony, diharapkan dapat tumbuh sejalan dengan pembangunan infrastuktur ini.

Seharusnya program ini sudah dijalankan, sepeninggal HES tetapi tidak ada tindak lanjutnya, padahal waktu itu rencana tersebut sudah di inisiasi oleh Bapppeda Sumedang, dan Bapeda Provinsi pun sudah mengamini, bahkan Detail Engineering Design (DED) poros Sukasari Lembang sudah ada. Sebagaimana  dikutip dari Tribun (19/08/2017), anggaran yang dibutuhkan sekitar 108 M, sedangkan panjang jalan yang akan dibangun sepanjang 18,3 KM.

“Kami paham kesulitan yang mungkin menjadi kendala Bupati pasca Pak HES. Setahu kami, waktu itu Pak HES dengan Bupati Bandung Barat sudah sepakat. Artinya, Kami harus melanjutkannya. Komunikasi, Konsolidasi, Koneksi dengan Pemerintah Propinsi dan Pusat melalui konsolidasi Fiskal. Jika hal tersebut oelh pemerintahan sekarang menjadi kendala, In Syaa Allah, akan jadi bagian pekerjaan Kami, dan Kami meyakini bukan bagian yang sulit. Artinya, Niat dan keinginan kuat untuk mensejahterakan rakyat dan memajukan Sumedang yang harus menjadi tejad yang bulat. Dan kami siap untuk itu, mohon Doa dan Dukungannya, In Syaa Allah akan maslahat bagi rakyat,” janji Dony. *** RAUF

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.