Ini kebijakan kades Ganjaresik terhadap OTD penerima kerohiman

21 November 2015 00:23 WIB
 
0
Ilustrasi
Ilustrasi

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis

Pemerintah Desa Ganjaresik, Kecamatan Wado membuka kebijakan membuka ruang lahan untuk warga orang terkena dampak (OTD) Waduk Jatigede yang ingin mendirikan bangunan rumah.
Kebijakan itu dikeluarkan Pemdes Ganjaresik, dilatar belakangi rasa prihatin terhadap warga OTD yang sulit membangun rumah terutama penerima uang santunan Rp.29 juta.
“Terus terang kami prihatin, banyak sekali (warga OTD) yang sampai saat ini belum memangun rumah karena mahalnya dan sulitnya lahan,” ungkap Kades Ganjaresik, Asep Sukmara.
Atas hal itu, pihaknya berinisiatif memberikan fasilitas lahan secara gratis kepada warga yang benar-benar tidak mampu untuk mendirikan bangunan di wilayah Ganjaresik.
“Di Ganjaresik ratusan hektare lahan milik desa yang kosong dan tidak produktif . Nah dengan itu sebenarnya kita bisa membantu warga Jatigede untuk memberikan lahan itu,” katanya.
Namun tentunya, kata Asep, untuk mau menempati lahan setidaknya yang benar-benar tidak mampu beli lahan atau tidak punya lahan diluar genangan.
Asep menambahkan, untuk membeli lahan saat ini dirasakan mahal. Sehingga banyak warga OTD kesulitan untuk pindah dari tempat semula.
“Tapi kita juga tidak akan memberikan terbatas paling untuk 20 KK atau sampai 30 KK. Dan benar-benar tidak mampu,” ujarnya.***