Ini dia, euforia Konferwil PWNU Jabar

11 October 2016 06:33 WIB
 
0
Suasana euforia.
Ayi Abdul Kohar
Suasana euforia.

SUMEDANGONLINE: Euforia Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-17 PWNU Jawa Barat tidak hanya dirasakan di Garut sebagai tempat lokasi saja, tapi sejumlah pesantren-pesantren di luar Garut pun ikut berpartisipasi dengan cara yang berbeda-beda.
Seperti di Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah yang beralamat di Desa Sukamantri Kecamatan Tanjungkerta Kabupaten Sumedang. Walaupun para santrinya tidak bisa berangkat ke lokasi Konferwil, tapi mereka ikut mendoakan kegiatan Konferwil dengan cara melaksanakan istighotsah. Kegiatan istighotsah ini dilaksanakan kerjasama antara pihak Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah dengan Jamaah Majelis Nurul Burhan.  Kegiatan dilaksanakan pada Senin malam (10/10) bertempat di Masjid Al-Hikam.
Istighotsah dipimpinan langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah KH Muhammad Aliyuddin. Kiai Aliyuddin yang juga merupakan wakil rois PWNU Jawa Barat demisioner mengatakan bahwa berusaha tanpa berdoa itu sombong, berdoa tanpa usaha itu bohong. Jadi antara berdoa dan berusaha harus seimbang dan dikerjakan beriringan.
Di Garut sana, kata Kiai Aliyuddin, hari ini dan besok akan berlangsung Konferwil PWNU Jawa Barat. Kita doakan bersama-sama semoga kegiatan Konferwilnya berjalan lancar dan terpilih ketua dan rais yang betul-betul sesuai dengan harapan warga NU di Jawa Barat.
Kiai Aliyuddin juga memberikan arahan kepada santri-santrinya supaya kelak ketika sudah menjadi alumni dan terjun di masyarakat supaya mengurusi masjid dan NU.
“Ketika sudah terjun di masyarakat, tolong urus masjid dan NU”, kata Kiai Aliyuddin dihadapan para santrinya. (Ayi Abdul Kohar)