Indonesia Vs Kamboja, Pesta Goal

7 November 2011 23:19 WIB
 
0
Pelatih timnas Indonesia U-23, Rahmad Darmawan, mengingatkan anak asuhnya untuk bermain overall, dan jangan cukup puas dengan hasil perdana atas kemenangan dari timnas Kamboja. Photo:vivanews.com
Pelatih timnas Indonesia U-23, Rahmad Darmawan, mengingatkan anak asuhnya untuk bermain overall, dan jangan cukup puas dengan hasil perdana atas kemenangan dari timnas Kamboja. Photo:vivanews.com
Pelatih timnas Indonesia U-23, Rahmad Darmawan, mengingatkan anak asuhnya untuk bermain overall, dan jangan cukup puas dengan hasil perdana atas kemenangan dari timnas Kamboja. Photo:vivanews.com

GBK – Pelatih timnas Indonesia U-23, Rahmad Darmawan, mengingatkan anak asuhnya untuk bermain overall, dan jangan cukup puas dengan hasil perdana atas kemenangan dari timnas Kamboja.

“Pertandingan malam ini saya cukup puas, para pemain bermain overall, tapi saya ingatkan jangan puas dulu, karena pertandingan masih panjang,” kata Rahmad, kepada sejumlah wartawan usai menyaksikan tim asuhannya bertanding.

Dalam pertandingan Senin (7/11) malam, Egi Melgiansyah cs. mampu bermain prima dengan melesakan 6 gol tanpa balas ke gawang timnas kamboja. Sebelumnya hampir saja pada menit 19 timnas dipermalukan dikandang sendiri dengan satu goal yang berhasil dilesakan pemain lawan beruntung goal tersebut dianulir karena kandung offside.

Indonesia mampu unggul pada menit ke-27, setelah aksi Titus Bonai dengan tandukannya melesakan bola ke gawang lawan. Selang dua menit, Patrich Wanggai melepaskan tendangan bebas, yang tidak dapat diantisipasi Kiper Kamboja, Sou Yati.

Gunawan Dwi Cahyo, menambah pundi-pundi kemenangan dengan memanfaatkan dengan baik sepak pojok, tandukannya lagi-lagi menggetarkan gawang lawan pada menit ke-35 hingga kedudukan berubah 3:0.
Umpan bola liar oleh Okto ke kotak pinalti Kamboja, mampu disambut baik Wanggai, hingga ia pun menyumbang satu goal pada menit 41. Hingga turun minum dibabak pertama kedudukan tidak berubah 4:0.
Pada babak kedua, timnas Kamboja bermain menyerang, beberapa kali Kurnia Meiga, harus berjibaku mengamankan gawangnya.