Ikatan Wanita Pengusaha dilantik di Gedung Pusat Pemerintahan Kabupaten Sumedang

29 November 2016 08:33 WIB
 
1
Pelantikan DPC Iwapi (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) Kabupaten Sumedang periode 2016 – 2021 di Pendopo Gedung Pusat Pemerintahan (GPP) Kabupaten Sumedang.
Humas Setda Sumedang
Pelantikan DPC Iwapi (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) Kabupaten Sumedang periode 2016 – 2021 di Pendopo Gedung Pusat Pemerintahan (GPP) Kabupaten Sumedang.

Pilkada Serentak 2018

SUMEDANGONLINE: Dalam rangka menggali dan mengembangkan potensi kaum wanita yang berada di Kabupaten Sumedang serta menyalurkan kreatifitas dan memasarkan produk pengusaha kecil dan menengah, Senin (28/11), dilangsungkan pelantikan DPC Iwapi (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) Kabupaten Sumedang periode 2016 – 2021 di Pendopo Gedung Pusat Pemerintahan (GPP) Kabupaten Sumedang.

Pelantikan dilakukan oleh Ketua DPD Iwapi Provinsi Jawa Barat Masrura Ramidjal dan disaksikan Bupati Sumedang H. Eka Setiawan, Ketua TP PKK Kabupaten Sumedang Hj. Hanne Budhi Eka Setiawan, Anggota DPRD Titus Diah, pimpinan Kadinda Kabupaten Sumedang Imas Rohimat, pengurus GOW Kabupaten Sumedang Winny Hilman, Ketua Dewan Kehormatan Iwapi Dewi Moetik Pramono, Ketua DPP Iwapi Dyah Anita Prihapsari, dan jajaran pengurus DPC Iwapi kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Pelantikan berdasarkan atas SK DPD Iwapi Jawa Barat No. 07/DPD IWAPI JABAR/XI/2016 tanggal 28 November 2016 tentang Kepengurusan DPC Iwapi Kabupaten Sumedang Tahun 2016 – 2021. Setelah pelantikan, acara dilanjutkan dengan Rapat Pleno DPD Iwapi Jabar yang diikuti oleh seluruh perwakilan DPC se-Jawa Barat dan kunjungan ke Museum Prabu Geusan Ulun Sumedang. Kehadiran bazaar produk unggulan yang diikuti oleh 24 DPC Iwapi dan 13 pelaku usaha menengah di Kabupaten Sumedang turut menyemarakkan acara.

Ketua DPC Iwapi Sumedang yang baru dilantik, Yeyet Suryati, memandang pelantikan tersebut sebagai langkah awal strategis dalam upaya membangun kesejahteraan bangsa melalui kiprah para pengusaha wanita. “Dibentuknya DPC Iwapi Kabupaten Sumedang dapat menjadi barometer kemajuan perekonomian wanita di jawa Barat umumnya dan di Kabupaten Sumedang khususnya,” ujarnya.

Demi memajukan perekonomian wanita di wilayah DPC Iwapi Kabupaten Sumedang, jajaran kepengurusannya akan bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk dengan pemerintahan daerah Kabupaten Sumedang. “Karena masih baru dibentuk, tentu dalam merealisasikan program kerjanya masih banyak persiapan yang harus dilakukan. Untuk itu, kami memohon dukungannya dari semua pihak,” tuturnya.

Ketua DPD Iwapi Jabar Masrura Ramidjal menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan Pemkab Sumedang dalam memfasilitasi terbentuknya Iwapi Kabupaten Sumedang. “Alhamdulillah, pembentukan DPC Iwapi Sumedang mendapat dukungan peneuh dari pemerintah setempat. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya Bupati beserta jajarannya dalam acara pelantikan ini,” katanya.

Walapun DPC Iwapi Sumedang merupakan yang terakhir dibentuk di Jawa Barat, lanjutnya, ia tetap berharap DPC Iwapi Sumedang mampu bersaing dengan DPC-DPC lainnya. “Walaupun menjadi Iwapi yang ‘bungsu’, diharapkan Iwapi Sumedang tetap bisa menunjukkan prestasinya di Jawa Barat, nasional, bahkan internasional,” ucapnya.

Ia menilai potensi wanita pengusaha di Indonesia begitu besar sehingga perlu adanya wadah yang menaungi mereka untuk bisa berkreatifitas dan memasarkan produknya. “Kami berharap wanita-wanita yang tergabung dalam Iwapi mampu berkontribusi secara optimal terhadap perekonomian di wilayahnya,” kata Masrura.

Sementara itu, Ketua DPP Iwapi Dyah Anita Prihapsari menyatakan rasa bangganya atas terbentuknya seluruh DPC Iwapi di Jawa Barat dan mengucapkan selamat atas dilantiknya DPC Iwapi Sumedang. “Selamat bertugas kepada DPC Iwapi Sumedang yang merupakan DPC terbungsu di Jawa Barat,” ungkapnya.

Dikatakan olehnya, peran pengusaha wanita sangat vital dalam roda perekonomian Indonesia. “Berdasarkan data BPS, dari 54,5 juta pengusaha UMKM di Indonesia, 49,9 juta adalah usaha mikro dan kecil. Dari jumlah tersebut, 60 % pemiliknya adalah para pengusaha wanita. Jadi perannya sangat menentukan perekonomian negara,” tuturnya.

Sesuai dengan misi organisasi, lanjutnya, Iwapi bertujuan untuk memberdayakan perempuan secara ekonomi yang diawali dari keluarga. “Iwapi hadir untuk mendorong wanita-wanita yang punya usaha agar berani tampil masju. Setelah ekonomi keluarga tercukupi, insyaalloh selanjutnya akan menuju Indonesia yang sejahtera,” katanya.

Ketua Dewan Kehormatan Iwapi yang juga pendiri Iwapi Dewi Moetik Pramono meminta agar Pemkab Sumedang mendukung DPC Iwapi Sumedang salah satunya dengan membuka kantor perwakilannya di Jakarta sebagai agen promosi dan pemasaran produk pengusaha wanita Sumedang. “Produk unggulan di Sumedang ini sangat banyak. Oleh karena itu, segera pesan tempat di kawasan pusat perbelanjaan di Jakarta untuk memasarkannya sekaligus kantor perwakilan Iwapi Sumedang,” ucapnya.

Bupati H. Eka Setiawan menaruh harapan besar kepada jajaran pengurus yang baru dibentuk dapat turut memajukan perekonomian Kabupaten Sumedang. “Deangan pengurus dan semangat yang baru, Iwapi Sumedang mampu hadir sebagai pelaku utama dalam bisnis dan bukan sekedar sebagai pelengkap,” ujarnya.

Bupati akan mendorong Iwapi Cabang Sumedang untuk bisa terus maju dengan mengeluarkan kebijakan yang berpihak kepada para pengusaha wanita, khususnya UMKM. “Produk dari para pengusaha wanita kita sebenarnya tidak kalah dengan yang lain. Cuma kemasannya saja yang harus ditingkatkan,” kata Bupati. ***

1 COMMENT