HES Tolak Tawaran Mobdin 1 M

15 March 2013 09:00 WIB
 
0
992

KOTA – Bupati terpilih Endang Sukandar dan wakilnya Ade Irawan menolak rencana pemberian mobil dinas (mobdin) senilai Rp 1 miliar yang telah dianggarkan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumedang dari APBD 2013.

: Bupati terpilih Endang Sukandar, menolak tawaran mobdin yang sebelumnya dianggarkan Banggar DPRD Sumedang dari APBD 2013.
Bupati terpilih Endang Sukandar, menolak tawaran mobdin yang sebelumnya dianggarkan Banggar DPRD Sumedang dari APBD 2013.

“Benar pak Haji (sebutan untuk Endang Sukandar). Awalnya,  dia mendapatkan informasi dari sekretrasis Banggar DPRD Sumedang, Nurdin Zen, dan saya pun ada di sana waktu memberikan informasi itu. Pak Nurdin menyampaikan bahwa, di APBD 2013, telah dianggarkan Rp 1 miliar untuk kendaraan dinas bupati dan wakil bupati Sumedang,” kata Ketua Tim Pemenangan HES-HADE, H Donny Ahmad Munir, dikonfirmasi melalui selulernya, Kamis (14/3).

Lanjutnya, ketika Sekretaris Banggar DPRD Sumedang itu menawarkan mau jenis mobil apa. Di sana, sebut Donny, Endang Sukandar langsung menolaknya.

“Pak haji menjawab, saya akan menggunakan mobil yang sudah ada saja, jangan dulu membeli mobil baru, karena karena ketika pak Haji terjun langsung ke masyarakat. Dia prihatin banyak jalan yang rusak, ada kampung yang yang lewat sungai tak ada jembatan. Anggarannya lebih baik diarahkan untuk itu, untuk perbaikan jalan dan sebagainya. Intinya untuk lebih mementingkan kepentingan masyarakat, daripada untuk membeli mobil baru dan dirinya lebih baik menggunakan mobil yang ada,” paparnya.

Sebut Donny, saat ini Bupati Sumedang terpilih sudah memiliki dua mobil pribadi yakni Nissan Terano dan L-Grand. “Karena berapa bulan kita turun ke masyarakat kita melihat, banyak harapan masyarakat yang menginginkan adanya perbaikan jalan rusak, meski pun selama ini belum dilantik dan masih merupakan bupati terpilih,” tandasnya.

Tim pun sebut Donny, mengaku salut dengan keputusan Endang Sukandar yang lebih mementingkan kepentingan umum daripada kepentingan pribadinya semata. “Tim sangat menyetujui hal itu. Dan, kami sangat mendorong apa yang jadi ketetapan Pak Endang itu, keputusan itu sudah sangat tepat, mementingkan umum daripada kepentingan pribadinya. Yang terpenting sekarang, perlihatkan terlebih dahulu kinerja kepada rakyat, masalah memakai kendaraan, gunakan saja yang ada dulu,” imbuhnya. (ign)

FOTO: Iman/SUMEKS