Hari ini, 21 Oktober lalu, Pangeran Santri Dinobatkan Sebagai Penguasa Sumedang

21 October 2012 08:51 WIB
 
0
Makam Pangeran Santri.
Foto:Ist

TAHUkah pembaca, jika pada hari ini Pangeran Santri dinobatkan sebagai penguasa Sumedang pada tanggal 13 bagian Gelap Bulan Asuji tahun 1452 Saka, atau kira-kira 21 Oktober 1530 M.

Tiga bulan setelah penobatan Pangeran Santri, pada tanggal 12 bagian terang bulan Margasira tahun 1452 di Keraton Pakungwati diselenggarakan perjamuan “syukuran” untuk merayakan kemenangan Cirebon atas Galuh dan sekaligus pula merayakan penobatan Pangeran Santri.

Hal ini menunjukkan, bahwa Sumedang Larang telah masuk dalam lingkaran pengaruhCirebon. Pangeran Santri adalah murid Susuhunan Jati. Pangeran Santri sebagai penguasa Sumedang pertama yang menganut Islam. Ia pula yang membangun Kutamaya sebagai Ibukota baru untuk pemerintahannya.

Dari perkawinannya dengan Ratu Pucuk Umum alias Ratu Inten Dewata, Pangeran Santri yang bergelar Pangeran Kusumahdinata I ini dikaruniai enam orang anak yaitu Pangeran Angkawijaya (Prabu Geusan Ulun), Kyai Rangga Haji, Kyai Demang Watang Walakung, Santowan Wirakusumah, yang melahirkan keturunan anak-cucu di Pagaden Subang, Santowan Cikeruh dan Santowan Awiluar.

Pangeran Santri wafat 2 Oktober 1579. Di antara putra-putri Pangeran Santri dari Ratu Inten Dewata (Pucuk Umum), yang melanjutkan pemerintahan di Sumedang Larang ialah Pangeran Angkawijaya bergelar Prabu Geusan Ulun. Menurut Babad, daerah kekuasaan Geusan Ulun dibatasi kali Cipamali di sebelah Timur, Cisadane di sebelah Barat, sedangkan di sebelah Selatan dan Utara di batasai laut.

PROMO CONTENT
loading...