GP Ansor diminta jadi mitra polisi

28 October 2017 16:35 WIB
 
0
Poto bersama.
Istimewa
Poto bersama.

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis

SUMEDANG – Kepala Polisi sektor (Kapolsek) Tanjungkerta kabupaten Sumedang AKP Aep Suhendi, SH, meminta PAC. GP Ansor Tanjungkerta turut menjadi mitra dalam berbagai kegiatan kepemudaan di wilayah Tanjungkerta.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan silaturahmi kapolsek dan rombongan ke PAC GP Ansor Tanjungkerta di gedung dakwah KBNU Tanjungkerta, Jum’at (27/10/2017) pukul 14.00 WIB.
“Apalagi sekarang tahunnya politik, maka Ansor Tanjungkerta harus ikut terlibat memantau, mengawasi, dan melaporkan jika ada pelanggaran pada pemilu yang akan dilaksanakan ditahun depan,” terangnya.
Syarif Hidayatulloh ketua PAC GP ANSOR Tanjungkerta menanyakan tanggapan kapolsek tentang Perppu No. 2 tahun 2017 tentang ormas yang sudah disahkan menjadi undang-undang.
Menurut kapolsek, baik Polri maupun TNI itu satu komando, jika di pusat sudah ditentukan keputusan A (misalnya), maka tidak ada kata tidak, kita yang dibawah harus mengikutinya, termasuk membubarkan ormas-ormas yang bertentangan dengan Pancasila, ujarnya
“Nah, jika Ansor, Banser, ataupun yang lainnya melihat ormas yang sudah dibubarkan masih tetap melakukan pergerakan, maka segera melapor ke polsek, jangan main hakim sendiri, jika seperti itu, sama halnya dengan mengatasi masalah dengan masalah, tambahnya
Diakhir silaturahmi, syarif memperkenalkan bahwa Ansor itu bagian dari banom Nahdlatul Ulama (NU) tingkat kepemudaan. Ansor memiliki 2 sayap: pertama Rijalul Ansor, yang membidangi kaitan dengan kajian keislaman dan kedua Banser, yang bergerak dibidang Pengamanan, baik pengamanan terhadap NU, para kyai, habaib, santri, pondok pesantren, maupun pengamanan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. ayp