Gelar Isra Miraj, Dony Berharap Keberkahan Allah SWT

14 April 2018 02:05 WIB
 
0
DSC_0101
DSC_0101

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis

SUMEDANG – Calon Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir, 44, menggelar acara Isra Miraj Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Mahasiswa Al- Buruj, Lingkungan Burujul, RT 1/RW16, Kota Kulon, Sumedang Selatan, Sumedang,. Jawa Barat, Kamis (12/4/2018).

Meski dalam kontestasi Pilkada Sumedang, namun tidak terlihat pada acara itu baliho, bendera partai, atau atribut lainnya. Dony Ahmad Munir, menegaskan kegiatan tersebut tidak ada kaitan dengan proses pencalonan dirinya dalam pemilihan bupati Sumedang.

”Kegiatan ini murni kegiatan rajaban, karena ingin mendapatkan keberkahan. Hadirnya calon wakil bupati dalam kegiatan ini tidak salah. Karena ingin mendapat keberkahan untuk kami yang sedang kompetisi sebagai calon bupati dan wakil bupati,” ujarnya.

Dia berharap kegiatan ini menjadi berkah pada seluruh jamaah yang hadir, meningkatkan keimanan dan Taqwa, serta perubahan dampak pada akhlak atau prilaku dan berdampak pada bertambahnya ilmu sebagai bekal dunia dan akhirat. “Harapan kami untuk masyarakat dalam kegiatan ini adalah, pertama, kita mengagungkan dan memuliakan bulan rojab karena ada peristiwa turunya perintah sholat kepada umat Islam harus jadi renungan untuk umat Islam sejauh mana melaksanakan sholatnya dengan penuh kekhusuan dalam hidup ini, atau kah hanya menggugurkan kewajiban. Harapan kedua supaya sholat kita lebih khsus lagi sehingga nilai-nilai sholat bisa di praktekan dalam keseharian. Karena solat itu dapat mencegah perbuatan keji dan munkar,” jelasnya.

Bersama calon wakil bupati Sumedang Erwan Setiawan, Dony terlihat khidmat saat menyimak pemaparan tausyiah dari mubaligh KH Muhyidin Al-Manafi. Pimpinan Pondok Pesantren As-Syifa wal Mahmudiyah itu membahas mengenai sejumlah peristiwa penting dalam Isro Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Seperti proses diwajibkannya salat dan keutamaannya.  Selain itu juga Muhyidin berpesan, Allah berkuasa akan segala sesuatu maka dari itu kita jangan sampai meragukan sedikit saja kekuasaan-Nya, berarti hati kita tidak mensucikan Allah SWT.

“Salasatunya, misalnya H Donny ditemani Kang Erwan mempunyai tujuan apakah sudah bagus dan seperti yang Allah ridhoi? Tentu belum jika tidak sesuai dengan apa yang Allah berikan lebih baik tujuan juga jangan punya. Jika sesuatu yang Allah berikan ini adalah sesuatu yang Allah meridhoi Nya, karena untuk membangun kemaslahatan agama, akherat, dan bangsa khususnya masyarakat Sumedang.”

“Namun ingat ketika kita mengembalikan kepada kekuasaaan kita, kemampuan kita, mengurus diri kita sendiri akan sulit apalagi mengurus orang lain, namun jika Allah memberikan kekuasaan kepada siapapun yang di Ridhoi nya seperti kekuasaan yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW yang rasul dan Nabi lain tidak mampu.”

Karena itu Muhyidin berarap agar seluruh ummat harus benar-benar bersandar pada Allah SWT dan harus yakin kepada Kekuasaan Allah.”Ketika niat kita sudah baik maka insyaallah Allah akan kabulkan apa yang kita inginkan,” ungkapnya dihadapan lebih kurang 2 ribu jamaah yang hadir.

Salahseorang Jamaah, Yayat, 50, memberikan apresiasi terhadap acara yang digelar H Dony Ahmad Munir dengan mengundang KH Muhyidin Al-Manafi tersebut. Menurutnya kegiatan ini menjadi tempat silaturahmi dan menjadi tempat mencari ilmu dan menyebarkan agama Islam.

“Acara pengajian seperti ini saya sering ikuti, karena bisa bertemu dengan jamaah-jamaah lain yang ada di kabupaten Sumedang yang sama-sama belajar lebih dalam tentang agama Islam,” ucapnya. (AF)


Artikel ini merupakan kiriman dari citizen journalism, isi sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Ingin mengirimkan berita ke Sumedang Online silakan kirim ke redaksi@sumedangonline.com