Kemenpora Tunda Sementara Status CPNS Atlet Angkat Besi Deni

1 February 2018 00:57 WIB
 
0
Sesmenpora Gatot S Dewa Broto didampingi Wakil Ketua Umum PB Persatuan Angkat Besi, Berat, dan Binaraga (PABBSI) Joko Pramono mengelar konfrensi pers terkait masalah pribadi yang menimpa atlet angkat besi Deni, Rabu (31/1)  siang di Media Center Kemenpora.
Sesmenpora Gatot S Dewa Broto didampingi Wakil Ketua Umum PB Persatuan Angkat Besi, Berat, dan Binaraga (PABBSI) Joko Pramono mengelar konfrensi pers terkait masalah pribadi yang menimpa atlet angkat besi Deni, Rabu (31/1) siang di Media Center Kemenpora.

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis

JAKARTA – Sesmenpora Gatot S Dewa Broto didampingi Wakil Ketua Umum PB Persatuan Angkat Besi, Berat, dan Binaraga (PABBSI) Joko Pramono mengelar konfrensi pers terkait masalah pribadi yang menimpa atlet angkat besi Deni, Rabu (31/1)  siang di Media Center Kemenpora.

Pada kesempatan tersebut  Gatot mengapresiasi kepada PABBSI yang telah mengambil langkah dengan cepat terkait kasus yang menimpah Deni. “Pemerintah mengapresiasi langka yang dilakukan oleh PB PABBSI.  Semenjak kasus ini menjadi viral didunia maya, kami sudah melakukan kordinasi dengan PB PABBSI,” ucap Gatot.

Ia juga menyampaikan, dengan ramainya kasus ini, Deni juga sudah mengirim surat kepada Menpora. “Isi surat tersebut, permohonan maaf Deni kepada Menpora karena permasalahan keluarga yang sedang menimpa dirinya. Namun Deni berjanji akan menyelesaikan kasus ini secara resmi melalui KUA. Deni juga memohon untuk tetap diperkenankan dipelatnas agar dapat berlatih sekuat tenaga untuk mengibarkan benderah merah putih di Asian Games 2018,” ucap Gatot.

Pada kesempatan tersebut Gatot juga meluruskan bahwa Deni termasuk salah satu dari 137 atlet yang akan dicalonkan menjadi CPNS. “Bahwa Deni  belum PNS, tapi Deni termasuk dari 137 atlet yang akan dicalonkan menjadi CPNS yang Surat Keputusanya pertanggal 1 Mei 2018,” tegas Gotot.

Namun Gatot mengaku akan meninjau status CPNS Deni. “Harusnya sebagai seorang atlet itu tidak hanya sukses sebagai atlet berprestasi tapi juga harus beretika, berkarakter dan juga berkepribadian karena seorang atlet juga menjadi role model di masyarakat,” ucap Gatot.

Gatot pun sudah bersepakatan dengan Pak Joko, untuk sementara menunda status pengusulan Deni untuk  menjadi CPNS karena Kemenpora harus kosnsisten. “Artinya, tidak diusulkan untuk SK pertanggal 1 Mei tapi pada periode berikutnya yaitu  tahun depan. Namun demikian Gatot akan mempertimbangkan potensi nya yang ada di diri Deni. Bahwa Deni punya peluang pada Asian Games 2018. Tapi apapun keputusan tergantung Menpora,” jelas Gatot.

PB PABBSI melalui Wakil Ketua Umum PB Persatuan Angkat Besi, Berat, dan Binaraga (PABBSI) Joko Pramono tetap memberikan dukungan kepada Deni dengan mengklarifikasi permasalahannya. Joko pun menilai Deni sebagai atlet berprestasi dan berpeluang mengharumkan nama bangsa pada ajang Asian Games yang digelar Agustus 2018. “Dalam hal ini, Deni adalah atlet bagi bangsa dan negara kita. Untuk seorang Deni, dia punya peluang pada Asian Games. Kasus yang menerpa Deni dipastikan tak akan mengganggu persiapan Deni untuk Asian Games 2018. Bahkan sebaliknya, permasalahan tersebut akan dijadikan cambuk agar lebih semangat lagi dalam mengasah kemampuannya sebagai atlet angkat besi,” kata Joko. (rep)