EKA PESIMIS APBD Sumedang Mampu Biayai RIPP

22 April 2010 19:55 WIB
 
1
Eka:Mustahil APBD Sumedang Mampu Danai RIPP

SumedangOnline.com – KAMIS. KARAPYAK–Eka Setiawan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, menyatakan bahwa pada Hari Jadi Sumedang yang ke-432 sudah sepantasnya Pemerintah Kabupaten Sumedang menjadikan momentum untuk berbenah diri, berikhtiar untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat menuju pelayanan prima serta meningkatkan ajen – inajen jatidiri bangsa dimana diantaranya diaktualisasikan dalam landmark Gedung Pusat Pemerintahan Kabupaten Sumedang yang representative, layak fungsi, dan tetap dapat mengepresikan tentang budaya “Dina Budaya Urang Napak Tina Budaya Urang Ngapak”, hal tersebut terungkap dalam sambutannya di depan Bupati dan Wakil Bupati Sumedang, Jajaran DPRD Sumedang dan Undangan lainnya yang menghadiri Acara Peletakan Batu Pertama Induk Pusat Pemerintahan Kabupaten Sumedang, Kamis (22/04) di Karapyak – Kelurahan Situ – Sumedang.

Lebih lanjut Eka mengukapkan bawah Rencana Induk Pusat Pemerintah (RIPP) ini telah diimpikan, direncanakan, diusulkan dan diprogramkan sejak lama oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang. Ia, pun bersyukur Pemerintah Pusat melalui Tugas Pembantuan Dari Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri melalui Surat Pengesahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran 2010, telah merealisasikan anggaran 42 Miliar untuk alokasi Review BED, Management Kontruksi, Penataan Lingkungan, Pembangunan Kantor Bupati, Sekretariat Daerah, dan Pendopo.

“Tentu saja tahap pertama ini hanya sebagian kecil dari Rencana Keseluruhan Komplek Perkantoran Pusat Pemerintahan Kabupaten Sumedang, yang perlu terus menerus diupayakan dengan sumber daya yang ada, agar lengkap dengan kantor SKPD yang lengkap lebih dari 30 bangunan, agar terbangun serasi dan terintegrasi” ujarnya.

1 COMMENT

  1. Yah sebesar apapun dana yang digelontorkan tidak akan berarti apa2 jika masih dikorupsi. Apalagi jika dana yg cair buat RIPP masih sangat sedikit, saya yakin jika penggunaannya optimal pasti pembangunan fisiknya juga optimal…Sebaiknya budaya bagi2 honor yg gede buat para pelaksana pembangunan, mark up, n korupsi dana mesti disikat habis. Sudah ga ada jamannya hari gini…