Dua Tahun Jual Sabu, Oknum Tenaga Honorer Ditangkap BNN Sumedang

24 March 2018 00:32 WIB
 

SUMEDANGONLINE.COM, SUMEDANG – Seorang tenaga honorer berinisial, WR (42), yang selama ini bertugas di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Agri Bisnis Tembakau pada Dinas Pertanian Kabupaten Sumedang harus berususan dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumedang. Diduga WR menjadi pelaku penjualan sabu.

“Ketika ditangkap, tersangka sempat mengelak. Namun, di laci dan meja, ditemukan barang bukti sabu seberat 1,6 gram,” kata Kepala BNN Kabupaten Sumedang, I Nengah Merta, Jumat (23/3/2018).

Dikatakan I Nengah, saat tersangka dan barang bukti diamankan di Kantor BNN Kabupaten Sumedang. “Kita tangkap ketika tersangka sedang melakukan transaksi di tempat dirinya bertugas, Pasàr lama Desa Tanjungsari Kecamatan Tanjungsari,” lanjutnya.

Dari pengembangan kasus diketahui sabu tersebut dibeli dari seseorang berinisial NN. Pembelian sabu dilakukan melalui transfer ke rekening antar bank. Dikatakan WR, sabu dia jual dengan harga Rp 1,2 juta per paket dan diantar oleh kurir IJ.

“Tersangka mengaku sudah dua tahun mengkonsumsi serta mengedarkan sabu di Sumedang,” ucapnya.

Penyalahgunaan narkoba yang yang melibatkan oknum honorer itu, merupakan jaringan Lapas di Kota Bandung. “Ditangan tersangka yang juga warga Dusun Jayasàri RT 04 RW 03 Desa Tànjungsàri Kecamatan Tanjungsari itu, diamankan alàt isap atau bong, korek api gas, Hp Samsung, Kalender dan sejumlah alat bekas mengisap sabu,” katanya.

Usai dilakukan pemeriksaan, tersangka positif menggunakan sabu.  Menurut Nengah, tersangka dijerat Pasal 114 jo 112 dan atau 127, UU nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, diancam hukuman penjara selama 20 tahun. “Penangkapan tersangka, hasil penyelidikan dalam kurun waktu sekira dua minggu,” katanya.  (Aa/Forkowas)

BACA JUGA  Oktober, KPU Sumedang Verifikasi Parpol

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.