Divisi advokasi Doamu Esa, Akan Laporkan Panwascam Buahdua

1 April 2018 18:17 WIB
 

SUMEDANG – Divisi Hukum dan Advokasi Doamu Esa, Taufik Hidayat sangat menyesalkan atas sikap dan tindakan Panwascam Buahdua yang kurang beretika. Sikap dan tindakan itu dilakukan oleh Panwascam Buahdua ketika rombongan paslon bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir (Doamu) melakukan kunjungan ke Kecamatan Buahdua, Sabtu (31/3).

Kronogisnya, saat kejadian Doamu dan rombongan selepas acara pelatihan saksi di Buahdua hendak menuju Desa Bojongloa. Tiba tiba ada orang yang menggunakan kaos bertuliskan Pengawas langsung menghadang, “Siapa yang bertanggungjawab!,” teriaknya.

Kejadian itu sempat memacetkan arus lalu lintas dijalur itu, namun setelah di klarifikasi, akhirnya pihak panwas mempersilahkan kendaraan cabup berjalan kembali.

Atas perlakuan Panwascam itu, Taufik yang turut serta dalam rombongan, akan segera melaporkannya secara resmi kepada Panwaslu Kabupaten Sumedang. Dia saat itu juga pihaknya, langsung berkoordinasi dengan pihak Panwaslu kabupaten Sumedang. Belakangan, diketahui pria yang ‘mencegat’ Paslon nomor Satu itu, adalah ketua Panwaslu Kecamatan Buahdua.

“Pihak Panwaslu kabupaten Sumedang, menyampaikan permintaan maaf dan mengklarifikasi maksud ketua panwascam tersebut, katanya kami harus laporan kepada Panwascam. Padahal beberapa hari sebelum kami melakukan kunjungan, sosialisasi dan kampanye sudah menyampaikan laporan ke KPU, Panwas, dan Kepolisian dan laporan itu semestinya ditembuskan oleh pihak terkait kepada intitusi dibawahnya. Jadi, aneh seandainya mereka tidak tahu ada rencana kunjungan Pak Dony dan Pak Erwan ke Buahdua”, ujar Taufik menyayangkan dalam siaran pers diterima redaksi .

Atas kejadian tersebut, Asep Ely selaku Ketua Tim Sukses Dony Erwan, meminta tim hukum dan advokasi melayangkan surat keberatan kepada Panwaslu, agar kedepannya, kejadian serupa tidak terjadi lagi. “Etika, norma dan landasan hukum harus dijaga, demi kondusivitas kampanye dan pilkada. Ini penting, bukan hanya paslon kami, tapi bisa jadi akan menimpa paslon lain juga. Tindakan overacting ini harus segera disudahi. Demi keadilan dan persamaan dalam hukum, maka kami minta tim hukum dan advokasi segera melakulan pelaporan secara resmi kepada instansi terkait,” tandasnya***JR

BACA JUGA  APK Doamu Esa Dirusak, Tim Advokasi Akan Tempuh Jalur Hukum

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.