Diduga Langgar PKPU, Billboard Paslon Ini Diturunkan

29 March 2018 03:05 WIB
 

SUMEDANG – Petugas gabungan dari Panwaslu, Satpol PP dan BPBD Sumedang menurunkan bilboard pasangan calon bupati Sumedang Dony Ahmad Munir-Erwan Setiawan. Penempatan bilboard di Jalan Pangeran Geusan Ulun itu diduga melanggar aturan, yang tertuang dalam PKPU tentang lokasi pemasangan alat peraga kampanye.

Ketika proses pencopotan, tali kawat yang mengait ke bilboard langsung lepas dan hampir saja menutup kendaraan yang melintas. Beruntung tidak menimbulkan kecelakaan akibat kejadian itu. Meski para petugas sempat dibuat panik.

Kasie Operasi dan Pengendalian pada Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sumedang, Pepen Chaerudin menyebutkan pihaknya tidak sembarangan saat menurunkan alat peraga kampanye. Namun, terlebih dahulu berkoordinasi dengan berbagai pihak agar tidak salah langah.

Senada dikatakan ketua Panwasukab Sumedang Dadang Priyatna, dia menyebutkan sebelumnya pihaknya telah mengirimkan surat imbauan untuk penurunan alat perga kampanye tersebut tertanggal 21 Maret 2018. Mereka pun memberikan batas waktu hingga 23 Maret 2018, namun dikatakan Dadang imbauan itu tidak diindahkan. Pihaknya pun lantas berkoordinasi dengan KPU Kabupaten Sumedang dan Satpol PP serat BPBD untuk menurunkan paksa, karena dianggap telah melanggar aturan.

“Kita telah mengimbau paslon untuk membuka sendiri APK itu. Selanjutnya kita memberi deadline, batas waktu. Pertama sampai dengan 23 Maret harus dibuka, selanjutnya oleh Panwascam diberi waktu sampai tanggal 28 Maret. Jadi pada tanggal 28 ini, kita turunkan,” kata Dadang.

Dikatakan Dadang, diturunkan APK itu lantaran telah menyalahi aturan KPU. “Pertama kalau kita lihat dari ukuran, itu melebihi ukuran. Yang kedua, izin untuk APK tambahan belum berizin dari KPU,”tambahnya.

Dadang pun mempersilakan paslon untuk meminta tambahan APK pada KPU, dan pihaknya mempersilakan untuk memasang baliho, spanduk, umbul umbul jika sudah keluar izin penambahan APK yang dikeluarkan oleh KPU.

BACA JUGA  Harga sapi potong untuk kurban tembus Rp 25jt

Usai penurunan APK tersebut, taidak lama kemudian tim sukses pemenangan dari paslon Dony-Erwan, Ilmawan Muhammad mendatangi kantor Panwaslukab Sumedang. Kedatangan Ilmawan untuk berkoordinasi terkait APK yang diturunkan. Dia pun tidak mempermasalahkannya, karena itu sudah merupakan hak kewenangan dari Panwas. Apalagi pihaknya tidak memiliki tenaga ahli untuk menurunkan APK tersebut.

Ditanya wartawan terkait diturunkannya APK tersebut, dikatakan Ilmawan tidak ada masalah. “Tidak ada masalah,” kata Ilmawan.

Dia pun membenarkan telah mendapatkan imbauan dari Panwas, pihaknya pun kata Ilmawan sudah sampaikan ke Panwas, kalau itu tidak sesuai aturan silakan diturunkan karena pihaknya kekurangan tenaga untuk menurunkannya. “Dan Alhamdulillah sudah ada yang membantu menurunkan, tidak menjadi masalah apa-apa bagi kami. Nggak ada keberatan, karena itu kan sudah dengan aturan,” jelasnya. *** IWAN

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.