Di Darmaraja, Perolehan Infak Priode-3 Menurun

10 November 2011 23:13 WIB
 
0
Peringatan Hari Pahlawan di Kecamatan Darmaraja diselenggarakan secara sederhana, usai seremonial upacara dilanjutkan dengan infak seribu.
Peringatan Hari Pahlawan di Kecamatan Darmaraja diselenggarakan secara sederhana, usai seremonial upacara dilanjutkan dengan infak seribu.
Peringatan Hari Pahlawan di Kecamatan Darmaraja diselenggarakan secara sederhana, usai seremonial upacara dilanjutkan dengan infak seribu.

DARMARAJAPerolehan jumlah infak seribu kali ketiga di Kecamatan Darmaraja hanya mampu mengumpulkan Rp 987.000, jauh menurun dibanding priode sebelumnya, padahal pada priode pertama Kecamatan Darmaraja membukukan Rp 3.231.700 lebih besar dari priode kedua yang hanya mendapat Rp 1.046.000.

Menurunnya jumlah penyumbang disinyalir akibat pelaksanaan infak seribu dilaksanakan secara bersamaan dengan acara hari-hari besar nasional, seperti pada infak seribu kali ke-3 yang dilaksanakan usai melaksanakan upacara peringatan hari pahlawan.

“Karena pelaksanaan infak yang sekarang dilaksanakan usai memperingati hari Pahlawan dan tidak semua masyarakat terlibat termasuk dari sekolah, jadi nilai itu (Rp 987.000), itu hanya dari hasil peserta yang hadir pada saat peringatan hari pahlawan, sekolah sendiri kan dikoordinir langsung oleh UPTD-nya, jadi kalau digabung, bisa lebih besar lagi,” kata Momo, Plt. Camat Kecamatan Darmaraja kepada sumedangonline, Kamis (10/11).

Sementara itu jalannya upacara peringatan hari pahlawan diselenggarakan secara sederhana di depan pendopo Kecamatan Darmaraja, dan hanya diikuti aparat desa, dinas intansi yang berada di Kecamatan Darmaraja, bertindak sebagai inspektur upcara, Wakapolsek Darmaraja, Iptu Hadi Mulyono.

Kementerian Sosial Republik Indonesia, dalam pesan yang dibacakan, Iptu Hadi Mulyono, mengatakan pentingnya memperingati hari pahlawan disamping untuk mengenang dan menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan juga untuk menumbuhkan nilai kepahlawanan sebagai modal sosial, untuk kemudian mengimplementasikan dan mendayagunakan dalam mengatasi berbagai masalah bangsa seperti kemiskinan, pengangguran, keterlantaran,ketunaan sosial, korban bencana dan masalah-masalah social lainnya, kata DR Salim Segaf Al Jufri, MA, Menteri Sosial RI.(igun gunawan/fitri)