Di Banyuresmi Empat Rumah Rusak Berat

2 May 2013 18:16 WIB
 
1
961
Empat Rumah Rusak Berat, 8 Lainnya Rusak Ringan
Empat Rumah Rusak Berat, 8 Lainnya Rusak Ringan

SUKASARI– Bencana alam pergeseran tanah kembali terjadi. Kali ini menimpa Kampung Lampegan, Desa Banyuresmi, Kecamatan Sukasari, Sumedang, Selasa (30/4) malam sekitar pukul 23.00 Wib. Akibat bencana tersebut, sebanyak 12 rumah mengalami retak-retak, empat rumah di antaranya mengalami rusak berat dan delapan lainnya rusak ringan.

Peristiwa yang sempat mengagetkan warga kampung Lampegan itu, berlangsung sangat cepat. Warga yang tengah terlelap tidur, dikagetkan dengan terjadinya getaran yang diikuti pergeseran tanah serta dinding rumah retak-retak. Mereka berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri masing-masing.

Bencana gempa pergeseran tanah dengan radius sekitar tiga hektar di lokasi kejadian, tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun, mengakibatkan kerugian material mencapai ratusan juta rupiah.

“Saya merasa kaget ketika terasa ada getaran dan tiba-tiba beberapa dinding rumah retak-retak. Bukan hanya rumah saya, tapi juga rumah tetangga pun mengalami hal serupa,” tutur Ny Eti (40) korban bencana kepada Sumedang Ekspres, Rabu (1/5).

Takut terjadi bencana susulan dan rumah ambruk, kini para korban masih mengungsi dan tinggal di rumah saudara atau tetangganya yang tidak terkena bencana, dan belum mendapatkan bantuan. ”Saya masih numpang tinggal di rumah tetangga,” katanya.

Melihat rumahnya yang rusak akibat kejadian itu, warga  belum berpikir untuk memperbaikinya. Mereka masih kebingungan, sebab rumah yang menjadi tempat tinggal keluarga rusak parah, dan tidak ada dana untuk memperbaikinya.

“Kami masih kebingungan. Jangankan untuk memperbaiki rumah, untuk tinggal sekarang saja masih bingung. Uang pun tidak punya untuk memperbaikinya, sedangkan rumah itu merupakan satu-satunya tempat tinggal bagi keluarga kami,” papar Eti.

Di lokasi kejadian Camat Sukasari Atang Sutarno mengatakan, upaya penanganan benacana untuk sementara para korban mengungsi ke rumah tetangga  atau  di rumah saudaranya masing-masing. Dari data yang ada, bencana itu menimpa 12 rumah yang dihuni 12 kepala keluarga (KK),  37 jiwa.

“Begitu menerima laporan tadi pagi (kemarin, red), kami langsung menuju lokasi kejadian untuk memastikan dan mengecek para korban bencana. Alhamdulillah,  sejauh ini tidak ada korban jiwa, hanya saja rata-rata rumah mereka retak-retak. Dan kita berusaha mengevakuasi para korban untuk mengungsi di rumah tetangga atau saudaranya,” katanya.

Sementara itu sekira pukul 12:30 WIB Bupati Sumedang terpilih H Endang Sukandar datang ke lokasi bencana sambil memberikan bantuan kepada korban berupa minuman serta mie instan. Dalam menindaklanjuti para korban bencana, pihaknya akan segera melalukan koordinasi dengan pemerintah Kabupaten Sumedang, untuk merelokasi korban ke tempat aman.

“Kami segera mengambil langkah, bagaimana cara penanganan bagi para korban bencana gempa. Sebaiknya mereka  direlokasi ke tempat aman,”  ungkap Endang Sukandar yang saat datang ke lokasi didampingi Yosep Suhayat dari Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan (BPMPP) Kabupaten Sumedang, Muspika Sukasari, para kepala desa se-Kecamatan Sukasari.(kos)

1 COMMENT