Desa nunggak raskin, Perum Bulog: Bisa hambat penyaluran berikutnya

2 November 2016 00:56 WIB
 
29
Rapat Evaluasi Program Raskin/Rastra yang dihadiri para narasumber dari bagian ekonomi setda Sumedang, Polres, Bulog Bandung, Inspektorat dan para kolektor raskin.
Iwan Rahmat Purnama
Rapat Evaluasi Program Raskin/Rastra yang dihadiri para narasumber dari bagian ekonomi setda Sumedang, Polres, Bulog Bandung, Inspektorat dan para kolektor raskin.

SUMEDANGONLINE: Masih adanya desa desa yang menunggak pembayaran beras miskin (raskin), akan menghambat pada proses distribusi berikutnya. Wakil Kepala Kasubdvre Perum Bulog Bandung, Andriati mengharapkan agar desa yang masih menunggak tersebut untuk segera melunasinya.
“Bagi desa-desa yang masih ada tunggakan pembayaran beras miskin diharapkan, agar segera melunasi. Sehingga, jika belum bisa melunasinya ini akan menghambat pada penyaluran raskin kembali dari pihak Perum Bulog,” kata Wakil Kepala Kasubdvre Perum Bulog Bandung, Andriati.
Seperti diketahui sejumlah desa di Kabupaten Sumedang, masih banyak yang menunggak pembayaran raskin. Padahal menurut beberapa sumber di masyarakat yang menerima raskin mereka sudah membayar lunas.
Akumulasi tunggakan raskin di Kabupaten Sumedang, selama tiga bulan di akhir Oktober 2016 mencapai Rp 1.086.997.000. Hal itu mengemuka saat kegiatan Rapat Evaluasi Program Raskin/Rastra yang dihadiri para narasumber dari bagian ekonomi setda Sumedang, Polres, Bulog Bandung, Inspektorat dan para kolektor raskin.
Dari 26 kecamatan se Kabupaten Sumedang yang masih menyisakan tunggakan berdasarkan data per 31 Oktober 2016:
1. Agustus sebesar Rp 35.456.000
2. September Rp 367.481.000
3. Oktober Rp 684.060.000.

29 COMMENTS

  1. Naha kamana artoana? Da rakyat nu meser beas raskin di daerah abdi mah aya artos aya beas? Duka eta di desa mana wae manawi aya nu masihan terang

  2. Muhun jigana nu tuang na ge pejabat wungkul eta mah! Nu miskin mah beas tribun timur we,,,, hehe asa lalajo persib abdi mah

  3. Enya nya ayah…ptn nmina pjng teuing,kanggo nu miskin mh ckp w beas hideung sareung bau nu panteusna d pshkn k soang,jd sami jeung soang tah