Derita Annisa, tega bapak ninggalin anaknya yang lumpuh

8 December 2017 10:31 WIB
 
0
Derita Annisa, tega bapak ninggalin anaknya yang  lumpuh
Derita Annisa, tega bapak ninggalin anaknya yang lumpuh

SUMEDANG – Annisa Nuraeni belia berusia 8 tahun, terpaksa terbaring di atas kasur. Warga Dusun Kiarajegang 1 RT 03 RW 01 Desa Mekarbakti Kecamatan Pamulihan di vonis lumpuh akibat gangguan otak sejak berumur 6 bulan.

Karena tak mampu berobat, terpaksa perwatannya dilakukan di rumah berukuran 4×6 meter. Ayahnya? Semenjak Annisa menderita penyakit itu, kabur meninggalkan rumah dan sampai sekarang tak kunjung pulang.

Derita Anisa selama ini seperti tidak ada hentinya, ibunya kini terserang penyakit asma. ”Awalnya tak mengira Anisa akan seperti ini. Namun, ketika berusia 6 bulan Anisa mengalami panas dan sempat dibawa kerumah sakit Sumedang dan dirawat selama 4 hari, serta berobat jalan,” ujarnya orang tua Anisa, Dedeh pada wartawan dirumahnya.

Ibu Dedeh sendiri mempunyai dua orang anak. Namun, anak yang pertama sudah bekerja dan setiap bulannya selalu mengirimkan uang untuk biaya hidup adik dan ibunya itu sebesar 150 ribu /bulan.

“Saya tidak bekerja, untuk kebutuhan sehari-hari mengandalkan biaya yang diberikan anak saya serta mengandalkan bantuan PKH yang di gulirkan pemerintah,” katanya.

Setelah Anisa berumur 1,5 tahun, ditinggalkan ayahnya yang sampai saat ini belum pulang. “Mungkin karena malu sehingga ayahnya pergi dari rumah dan menurut informasi bahwa ayahnya telah menikah kembali,” ujar Dedeh sembari  menahan rasa sakit asma yang dideritanya.