Delapan Bakal Calon Bupati, Lolos Test Kesehatan

11 December 2012 21:15 WIB
 
5
527
Tim dokter merekomendasikan semua pasangan bakal calon lolos tes kesehatan

KOTA – Ketua Tim Dokter pemeriksa kesehatan jasmani dan rohani delapan pasangan calon (paslon), Andri Mulya, mengatakan setelah melalui rapat pleno diputuskan delapan bakal calon bupati dan wakil bupati Sumedang tersebut memenuhi syarat sebagai calon bupati dan wakil bupati.

“Semua pasangan calon memenuhi syarat sebagai calon bupati dan wakil bupati,” kata Ketua Tim Dokter, Andri Mulya Teranajaya, di sela penyerahan hasil tes kesehatan ke KPU di ruang kerja Ketua KPU Sumedang, Selasa (11/12/2012).

Disebutkan Andri, sesuai aturan rekomendasi, yang diserahkan bukan sehat atau tidak sehat tapi mampu dan tidak mampu. “Rekomendasi itu menyebutkan delapan pasangan bakal calon ini tidak ada disabilitas atau ketidakmampuan baik jasmani dan rohani. Mereka mampu untuk menjadi bupati dan wakil bupati limatahun kedepan,” lanjutnya.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Sumedang, Hilman Taufik, menandaskan dari hasil pemeriksaan tim dokter pihaknya tak menemukan disabilitas dari hasil pemeriksaan. “Disabilitas itu adalah ketidakmampuan. Misalnya ada yang ginjalnya kena dan harus cuci darah maka masuk disabilitas,” kata Direktur RSUD Sumedang itu.
Menurutnya, jika ada yang terkena penyakit jantung tapi bisa dikoreksi maka tak masuk disabilitas. “Misalnya jantungnya bermasalah dan mengalami penyempitan tapi sekarang bisa memakai ring sehingga tidak terjadi disabilitas,” tambahnya.
IDI juga menawarkan ke bakal calon bupati dan wakil bupati untuk berkonsultasi dengan tim dokter untuk mengatahui hasil pemeriksaan. “Ini niat baik dari IDI untuk para bakal calon, kami menawarkan ke mereka untuk berkonsultasi atas hasil pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani ini,” lanjut Hilman.
Dia berpandangan, sangat disayangkan jika hasil pemeriksaan kesehatan tak disampaikan ke pasien. Konsultasi bisa dilakukan mulai Rabu (12/12) sampai waktu tak terbatas. “Rekam medis itu rahasia dokter dengan pasien dan kami menawarkan konsultasi gratis ke pasangan. Nanti akan diketahui penyakitnya harus diobati seperti apa serta hasil psikotes juga akan disampaikan,” imbuhnya.
Hilman mengatakan konsultasi diberikan secara gratis. “Tidak ada biayanya ini goodwill dari IDI saja sebab untuk pemeriksaan kesehatan yang biayanya Rp 4 juta lebih perorang ditanggung KPU,” katanya.
Ketua KPU Asep Kurnia mengatakan tes kesehatan merupakan salah satu syarat pencalonan yang harus dipenuhi pasangan. “KPU akan menetapkan apakah pasangan bakal calon memenuhi persyaratan dan lolos menjadi pasangan calon pada 17 Desember nanti,” kata Asep.[MediaCenter]

Foto: MediaCenter

5 COMMENTS