DEKLARASI PENOLAKAN KEBERADAAN GENK MOTOR DI KEC. DARMARAJA

20 January 2011 13:31 WIB
 
1

DARMARAJA – Klub motor, tokoh pemuda, tokoh masyarkat, pelajar, tokoh agama sekecamatan Darmaraja menandatangani deklarasi penolakan keberadaan genk motor atau berandalan bermotor di wilayah kecamatan Darmaraja, penandatangan disaksikan langsung camat kecamatan darmaraja dan kepala kepolisian sektor (kapolsek) darmaraja, hari ini (20/1) di pendopo kecamatan darmaraja.

Ketua panitia pelaksana kegiatan, Ujang Dedi Suherlan, menyebutkan imbas globalisasi dan modernisasi saat ini yang diwarnai dengan bekembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi yang dibarengi budaya – budaya dari luar, budaya tersebut ada yang bersifat negatif dan positif.

Lebih lanjut ia mengatakan, “budaya tersebut mempengaruhi sikap mental masyarakat khusunya para pemuda, karena generasi muda masih labil jiwanya karena masih pencarian jatidiri. Salahsatu efek negatif yang saat ini dirasakan sangat meresahkan karena adanya geng motor,” ungkap Dedi yang merupakan ketua karangtaruna pengurus kecamatan darmaraja itu.

Camat Kecamatan Darmaraja, Drs. Muhsin Balya, menyambut baik kegiatan tersebut, ia menyatakan kegiatan yang dimotori karangtaruna pengurus kecamatan darmaraja dan muspika kecamatan darmaraja sebagai motivasi antisipasi adanya genk motor, sekaligus menumbuh suburkan sinergitas kebersamaan.

“untuk memotivasi, dan menumbuh suburkan sinergitas kebersamaan di darmaraja, supaya warga di darmaraja, aman tertib, repeh rapih di setiap tingkatan di sekolah dan masyarakat, tau hak dan kewajiban serta mampu saling hormat menghormati” ungkapnya.

Sementara itu Kapolsek Darmaraja Komisaris Polisi (kompol) Nana Sumarna, mengaku salut dengan partisifasi masyarakat kecamatan darmaraja, menurutnya, semua undangan yang disebar ke masing – masing pihak, hampir seratus persen hadir.

1 COMMENT

  1. bagus pa lah meh teu ngaresah keun warga. mun tiasa mah sadaya kota sumedang anti gank motor anti teroris.!cinta paseur budaya sumedang sipzz lah kang