Dana Pembangunan 12 Puskesmas di Sumedang Salahsatunya dari Pajak Rokok

4 April 2018 03:31 WIB
 
Puskesmas Wado saat akan direhab, 22 Juli 2017.
Puskesmas Wado saat akan direhab, 22 Juli 2017.

SUMEDANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumedang telah membangun dan merehab puskesmas di sejumlah kecamatan di Kabupaten Sumedang. Menurut Kepala Sub Bagian Umum Aset dan Kepegawaian pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang Dra Anna Yuliana, jumlah puskesmas yang dibangun dan direhab tersebut sebanyak 12 unit.

Dikatakan dia, seluruh dana untuk pembangunan dan perehaban puskesmas berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Pajak Rokok. “Pembangunan dan rehab di 12 Puskesmas di beberapa tempat pada Tahun 2017, semuanya menggunakan dana DAK dan pajak rokok,” kata Anna.

Disebutkan dia, nilai anggaran yang didapatkan masing-masing Puskesmas itu berbeda antara yang hanya direhab dengan yang dibangun dari awal. Untuk pelaksanaan kegiatannya, sebut dia dilakukan melalui tender.

Dari 12 puskesmas tersebut diantaranya ada di wilayah Haurngombong, Jatigede, Wado, Situraja, Sawah Dadap, Cisempur, Hariang, Jatinunggal, Sukamantri,Tanjungkerta,Tomo,dan Congeang.

“Untuk pembangunan baru menghabiskan dana sebesar Rp1,5 Miliar, dan untuk pembagunan rehab (perbaikan) menghabiskan dana antara Rp 500 sampai dengan 900 juta,” sambungnya.

Dilihat dari tingkat kebutuhannya, dan untuk tahun 2018 akan dibangun sebanyak 9  puskesmas. “Tujuan dari pembangunan tersebut dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di kabupaten  Sumedang,” jelasnya. ***UYA

BACA JUGA  400 Hektar sawah rusak berat akibat bencana alam di Sumedang

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.