Dampingi Presiden Jokowi di Munas dan Konbes NU, Menpora Ajak Santri Jaga NKRI dari Radikalisme

25 November 2017 01:10 WIB
 
1

Mataram: Menpora Imam Nahrawi hari Kamis (23/11) sore mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi)  membuka Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) yang dihelat di Masjid Raya Hubbul Wathan, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar NU 2017 di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) membahas 18 persoalan strategis bangsa dalam Bahtsul Masail yang akan dilakukan oleh para kiai NU. Rekomendasi dari sejumlah persoalan tersebut dinantikan oleh Presiden Jokowi untuk ditindaklanjuti menjadi sebuah kebijakan.

Jokowi menyatakan hal tersebut ketika memberi sambutan. Diantara rekomendasi yang ditunggu yakni terkait radikalisme agama dan penguatan ekonomi warga.“Saya tunggu rekomendasi Munas dan Konbes untuk kami tindak lanjuti, terutama persoalan yang menyangkut pemerintah,” jelas Jokowi.

Dia juga sangat antusias untuk menunggu rekomendasi terkait pembahasan redistribusi aset dalam pandangan Islam. Menurut Jokowi, pandangan para ulama penting agar apa yang menjadi kebijakan pemerintah terkait redistribusi aset bisa sesuai aturan agama dan hukum yang ada.“Karena ini bukan persoalan aset dan nominal kecil sehingga harus dipastikan adil dan sesuai aturan hukum,” katanya. Di akhir sambutannya, ia berharap perhelatan tertinggi setelah Muktamar NU ini berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang bermanfaat sehingga bisa selalu mendampingi umat.

Sementara Menpora Imam Nahrawi sehari sebelumnya mengatakan peran alim ulama dan santri untuk menjaga keutuhan NKRI. Oleh karena itu dirinya berharap para pemuda santri agar berperan aktif ikut menangkal faham radikalisme di negeri ini.

1 COMMENT