Cimanintin Endemik Kusta

14 April 2013 21:44 WIB
 
0

JATINUNGGAL – Sebanyak 24 warga Desa Cimanintin, Kecamatan Jatinunggal, sejak 2007-2013 mengidap kusta (leprosy). Penyakit infeksi menular kronis yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium leprae tersebut dibenarkan Kepala Puskesmas Kecamatan Jatinunggal, Asep, endemic di kawasan Cimanintin.

Kapus Jatinunggal (kanan) membenarkan wilayah Cimanintin Endemik Kusta
Kapus Jatinunggal (kanan) membenarkan wilayah Cimanintin Endemik Kusta

“Di Desa Cimanintin memang merupakan endemik kusta, seluruh penderita kusta dari Kecamatan Jatinunggal berjumlah 27 orang. Pada umunya kesehatan masyarakat di Kecamatan Jatinunggal bagus, hanya untuk daerah Cimanintin, dari tahun 2007-2013 ada 24 orang yang terindentifikasi yang terjangkit kusta, sedangkan Tiga orang lagi berada di wilayah lainnya,” ungkap Asep, kepada Sumeks, kemarin.

Menurut Asep, merupakan penyakit menular dan hendaknya orang yang terjangkit kusta dipisahkan dari aktifitasnya (karantina). Seperti makan, minum, termasuk mandi. Tetapi kata dia, bukan diisolir, melainkan dibedakan peralatan sehari-harinya.

“Kusta adalah penyakit menular, jadi penularan penyakit tersebut mudah sekali menular kepada orang lain, apalagi kalau orang tersebut berada dalam suatu ruang lingkup yang sama atau berdekatan. Biasanya di daerah itu, kamar mandi senantiasa dipakai bersama-sama, pemandian umum, dari situ juga dapat mengakibatkan penularan penyakit tersebut,” tambah Asep.

Berbagai upaya senantiasa dilakukan Puskesmas Jatinunggal untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Tidak terkecuali bagi orang gila atau stress, orang yang memiliki gangguan kejiwaan menjadi perhatian juga. Puskesmas Jatinunggal, pernah mengirimkan Dua orang yang menderita gangguan kejiwaan ke Rumah Sakit Jiwa yang berada di Lembang, Bandung.

PROMO CONTENT
loading...