Calon Bupati, Ini Harapan Birokrat Sumedang Jika Anda Terpilih

16 March 2018 01:21 WIB
 

SUMEDANG – Perhelatan pemilihan kepala daerah memang menjadi hal menarik untuk diperbicangkan, tak hanya para politisi, masyarakat umum, termasuk juga kaum birokrat. Namun, mereka tidak bisa terang-terangan lantaran terpaku pada aturan, meski demikian hak politiknya masih tetap sama.

Mereka pun menyikapi kontestasi Pemilihan bupati di kabupaten Sumedang, meski dengan suara yang hati hati. Bagaimana tanggapan mereka, berikut liputan koresponden SUMEDANGONLINE, Uya.

“Pemimpin kepala daerah. Siapa pun yang nantinya terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Sumedang. Itu merupakan hasil dari pilihan rakyat. Tetapi yang terpenting seorang pemimpin (Bupati ), yang akan datang harus bisa memegang atas kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat (rakyat),” kata salahseorang birokrat dilingkungan pemerintahan kabupaten Sumedang.

Dia pun berharap, pemimpin yang akan datang harus benar-benar bisa menjalankan tanggung jawab dan kewajibannya sebagai pengayom dan pelayan terhadap masyarakat. ”Kami selain dari kalangan birokrat juga sebagai masyarakat, berharap ke depannya dengan kepempinan yaitu, Bupati Sumedang yang akan datang harus bisa dan lebih memperhatikan serta dapat merangkul semua lapisan mulai dari kalangan bawah sampai kalangan atas,” ungkapnya.

Lain dari itu, tentau saja pemimpin nanti yang terpilih sejak 27 Juni 2018 itu harus bisa meningkatkan kesejahteraan baik dari sisi pendidikan, kesehatan,d an kesejahteraan (Ekonomi rakyat ). Hal ini, sebut dia merupakan perioritas utama dalam memajukan sebuah daerah (wilayah ), dan ini pula harus menjadi tolok ukur berkembangnya dan tidaknya dalam membangun sebuah daerah yang dipimpinnya.

Masih menurutnya, pemimpin harus cerdas dan cermat dalam menjalankan sesuatu dalam arti penerapan kebijakan yang harus sesuai dengan dilandasi berdasarkan Undang Undang Dasar dan Falsafah yang tertuang dalam Pancasila.

BACA JUGA  Pjs Bupati Sumedang Segera Laporkan Bencana Cimanintin ke Gubernur

”Karena dasar tersebut, merupakan sebuah perwujudan dalam menjalankan kewajiban untuk membangun sebuah daerah. Namun di zaman Now ini, yang menjadi harapan bersama dengan kebupatian Sumedang yang akan datang.

Harus lebih dirasakan oleh Masyarakat terutama kalangan masyarakat bawah. Seperti perlu adanya terobosan-terobosan dengan peningkatan fungsi pelayanan yang dimulai dari tingkat RT sampai dengan tingkat SKPD,” ungkapnya lagi.

Dia juga menginginkan bupati yang nanti terpilih, dapat menciptakan dan meningkatkan lapangan kerja baru di kabupaten Sumedang. Membuka ruang-ruang pelatihan yang merujuk kepada penghasilan (Ekonomi), serta membuat lapangan kerja selain itu peningkatan kesehatan.

Disektor pendidikan, bupati yang akan datang pun diharapkan bisa mengatasi siswa yang putus sekolah. Tidak dijelaskan berapa banyak siswa putus sekolah di Sumedang, termasuk faktor-faktor apa saja yang bisa menyebabkan siswa tersebut tidak bersekolah.

“Juga harus bisa mengembangkan potensi alam yang ada termasuk tempat wisata dan lahan yang bisa dihasilkan oleh masyarakat. Ditambah lagi harus bisa menaungi atau mewadahi peran peran sebuah organisasi atau lembaga dalam ke ikut sertaannya mendukung kemajuan dan kesejahteraan daerah terutama bagi masyarakatnya,” ucapnya. ***UYA

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.