Bus MS Ini Dilarang Bawa Penumpang, Alasannya …

24 June 2016 23:15 WIB
 
3
Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur
Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur
loading...

SUMEDANGONLINE, JAKARTA: Jelang Mudik Lebaran 2016, Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan, meninjau Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Jonan terlihat memeriksa sejumlah bus angkutan Lebaran yang ada di terminal itu. Hasilnya, sebuah bus tujuan Sumedang, Jawa Barat, dilarang beroperasi karena sabuk pengaman sopir bus tersebut tidak berfungsi.
Jonan masuk mengecek bus MS bernopol Z 7517 AA. Di dalamnya, Menteri memeriksa perlengkapan keamanan bus tersebut. Saat itu, Jonan menemukan kekurangan pada sabuk pengaman sopir. Dia langsung memerintahkan anak buahnya melarang bus tersebut beroperasi sebelum diperbaiki.
“Jadi, pengecekan hari ini di Terminal Kampung Rambutan ada satu bus yang speedometer, lampu, dan wiper berfungsi, kaca tidak pecah, ban juga oke, tapi seatbelt pengemudi ada, cuma enggak berfungsi. Ditarik bisa, tapi cantolannya enggak ada. Jadi busnya enggak bisa jalan, harus dibetulin dulu,” kata Jonan di Terminal Kampung Rambutan, seperti dilansir laman viva.co.id, Jumat 24 Juni 2016.
Jonan menegaskan, pihaknya bersama PO (Perusahaan Otobus) telah menjalin kesepakatan mengenai sejumlah aspek yang wajib dipenuhi bus agar layak beroperasi. Jika hal itu tidak dipenuhi, konsekuensinya mereka dilarang beroperasi.
“Kesepakatannya tahun ini rem tangan berfungsi, speedometer berfungsi, kaca tidak pecah, ban enggak gundul, dan seatbelt. Itu kesepakatannya dan sudah dipanggil 130 pengusaha. Sebelum tanggal 24 Juni akan diperbaiki semua, kalau enggak, ya enggak boleh jalan,” tegasnya. (net)

3 COMMENTS

  1. Memang betul dinas perhubungan . Karena bus MS sudah kurang layak saya sebagai warga sumedang yg krj y sering bolak balik Jakarta embung naik bus ms mending ka cileunyi hela loba bus tasik Garut ok ok cepat nyaman! Geus mejehna atuh newplanting eratuh mentang 2 euweh saingan!