BUPATI WAKILI PETANI TEMBAKAU TERIMA SERTIFIKASI HAKI

26 April 2011 20:22 WIB
 
0

KOTA, Tembakau Molle Sumedang mendapat sertifikat indikasi geografis dari Pemerintah Pusat dalam rangka Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) se-Dunia ke-11, penyerahan tersebut langsung diberikan presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Bupati Sumedang Don Murdono mewakili petani tembakau Sumedang di Istana Negara, Selasa (26/04) kemarin.

Menanggapi hal tersebut Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) DPC Sumedang, Ujang Rohman, menyambut baik jika tembakau Molle yang ada di sumedang mendapatkan sertifikasi, karena menurutnya jika tembakau molle tidak dihak patenkan akan riskan karena menyangkut dengan budaya.

“tanggapannya sangat baik, karena tembakau mole jika tidak dihak patenkan akan menjadi riskan untuk daerah – daerah lain karena menyangkut dengan budaya, karena mole itu menyangkut dengan sejarah nenek moyang”, ungkapnya ketika dimintai tanggapannya melalui telepon pribadinya.

Hal senada dikatakan Ketua Asosiasi Pengusaha Tembakau Nasional (APTN) Sumedang, Agus Mulyana, dihubungi melalui telepon pribadinya, menurut Agus tembakau molle Sumedang mendapatkan sertifikasi HAKI dari kajian pola tanam dan geografis, meski pengakuan itu untuk petani Sumedang namun pihaknya sebagai pengusaha menyambut baik dengan diterimanya sertifikasi tembakau molle Sumedang.

“kami dari APTN mendukung penuh untuk program tersebut agar tidak ada yang mencaplok, jika sudah di patent kan masyarakat akan mengetahui bahwa ini adalah produk sumedang”, ungkapnya bangga.

Saat ini petani tembakau di Sumedang telah mampu memproduksi tembakau mole 2.000 ton pertahun, bahkan Ujang Rohman menyebutkan tembakau mole di sumedang memiliki kualitas terbaik jika disbanding dengan sentra tembakau lainnya di Indonesia, di Sumedang menurutnya terdapat empat jenis bako mole yang dibedakan dari jenis warna, diantaranya putih,  merah coklat, merah tua.