Bereadar SMS, Desa Ajukan PIK Aspal Tak Dapat Bantuan Pemerataan Aspal

26 December 2012 08:32 WIB
 
0

GANEAS – Seluruh kepala desa yang mengajukan bantuan aspal dari Pagu Indikatif Kewilayahan (PIK) terkejut dengan wacana yang berkembang melalui pesan singkat. Isi pesan singkat yang ditujukan ke camat dan diteruskan secara berantai dikalangan kepala desa menuliskan, jika desa yang mengusulkan bantuan aspal dari PIK atau TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) tak akan mendapat bantuan pemerataan aspal yang diberikan secara menyeluruh ke 276 desa se-Sumedang, sebanyak rata-rata 10 drum.

Ilustrasi
Ilustrasi

“Kami benar-benar bingung dan jelas merasa dirugikan kalau informasi itu memang benar. Cuma alasannya apa? PIK dan bantuan pemeratan aspal itu kan beda sumber pengalokasian anggarannya,” ujar Kades Sukaluyu, Dadang Koswara, di kediamannya, Sabtu (22/12).

Menurut pandangan Dadang, desa yang mengajukan PIK untuk aspal itu, sudah jelas membutuhkan aspal tersebut. Sehingga jika ada bantuan 10 drum aspal, jelas sangat membantu mereka. “Kalau membaca pesan singkat itu semua desa mendapat bantuan 10 drum, kecuali yang dapat aspal dari PIK atau TMMD. Artinya semua desa yang di luar PIK tanpa mengajukan pun dapat memperoleh bantuan aspal. Padahal logikanya, kalau desa mengajukan bantuan aspal berarti desa itu sangat membutuhkan aspal, sementara yang tak mengajukan saja dikasih, padahal mereka belum tentu butuh aspal itu,” ungkap kades yang mengajukan bantuan aspal dari PIK sebanyak 22 drum itu.

PROMO CONTENT
loading...