Berbuat Cabul, Guru Ngaji Terancam 15 Tahun Penjara

29 August 2012 16:45 WIB
 
1
Ilustrasi

POLRES – Korban pencabulan RS alias Bunga (16) warga Desa Pasirnanjung Kec. Cimanggung yang dilakukan seorang oknum guru ngaji, memenuhi undangan kepolisian. Korban bersama keluarganya tiba di Mapolres Sumedang sekitar pukul 12.00, Rabu (29/08). Menurut keterangan Dedi (33), terkuaknya kasus akibat adanya kecurigaan dari keluarga korban pada Minggu (26/8) lalu. Saat itu menurut keterangan Dedi, korban sekira dinihari, tak ada dirumah, korban baru pulang pukul 03.30.

“Setelah kami desak akhirnya korban mengaku jika korban dilakukan tak senonoh oleh pelaku, sebelumnya korban janjian dengan pelaku melalui sms, kemudian diajak ke salahsatu bangunan tempat penggilinganpadi,” ujarnya.

Sementara itu pihak Polres Sumedang, masih melakukan penyelidikan awal terkait Laporan Polisi (LP) yang dibuat keluarga korban. Sejauh ini menurut Kasat Reskrim Polres Sumedang AKP Suparma didampingi Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Aiptu Opik Oktavia, pihaknya belum melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Belum dilakukan penangkapan terhadap dugaan pelaku, sebab prosesnya masih dalam tahap penyelidikan,” ujar Kasat Reskrim Polres Sumedang AKP Suparma.

Jika terbukti benar, lanjutnya, pelaku dapat dijerat pasal pencabulan terhadap anak di bawah umur dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara sesuai dengan pasal 81 dan 82 tentang perlindungan perempuan dan anak.(IRP)

PROMO CONTENT
loading...

1 COMMENT