BEM UPI Sumedang Ajak Mahasiswa Berpikir Kritis

24 March 2018 13:21 WIB
 

SUMEDANG – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UPI Sumedang menggelar acara Latihan Kepemimpinan Mahasiswa 2018. Kegiatan yang diikuti lebih dari tiga ratus mahasiswa itu digelar di Kampus UPI 2 Sumedang Jalan Margamukti, Cimalaka, hari ini (24/3/2018).

Disinggung adanya anggapan mahasiswa saat ini kurang kritis terhadap isu sosial di lingkungannya. Ketua pelaksana acara, Angga Eka Purnama tak menampik anggapan itu. Menurut dia, hal itu ada kemungkinan karena kurang ‘beraninya’ mahasiswa dalam mengungkapkan pendapat meski mereka pada dasarnya memiliki jiwa kritis.

“Sebenarnya setiap mahasiswa memiliki jiwa kritis, yang jadi pertanyaan itu sekarang, mungkin masalah keberaniannya. Pasti setiap orang mempunyai jiwa kritis untuk mengeluarkan pendapatnya. Tapi mungkin mereka kurang berani atau kurang percaya diri,” ungkap Angga di sela acara berlangsung, hari ini.

Dikatakan dia, Kegiatan Latihan Kepemimpinan Mahasiswa 2018, yang mereka lakukan selama dua hari itu, merupakan bagian untuk mengasah jiwa kepemimpinan dari para mahasiswa itu sendiri.

“Kegiatan ini, merupakan salahsatu upaya untuk mengasah keberanian Mahasiswa. Mereka tidak hanya dicokoki materi, tetapi juga akan mendapatkan aksi nyata. Besok ada simulasi aksi demo, bagaimana kita melakukan manajemen aksi. Jadi saat ini, kita memperkenalkan dulu mengenai manajemen aksi (seperti apa) buat mereka, karena besok (pelaksanaan) aksi. Jadi aksi mereka itu tidak hanya sekedar ikut ikutan tapi sudah terkonsep,” jelasnya.

Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun itu dikatakan Angga, sebagai upaya untuk mengasah mahasiswa dapat berpikir lebih kritis. “Itu (tujuan) yang pertama. Kritis terhadap lingkungan yang ada di sekitar kita atau pun terhadap isu nasional,” sambungnya.

Dari kegiatan itu, BEM UPI Sumedang berharap, anggotanya dapat peka terhadap isu yang tengah terjadi baik isu lokal maupun Nasional. “Seperti saat ini kita mengambil isu lokal Tampomas, UU MD3 itu kan isu Nasional,” tutupnya.

BACA JUGA  Dewan Sebut Banyak Galian C di Sumedang Izinnya Bodong

Pantauan, respon Mahasiswa dalam mengeluarkan pendapatnya terhadap isu Tampomas sangat luar biasa. Mereka mengkritisi permasalahan lingkungan yang terjadi di gunung tertinggi di kabupaten Sumedang itu. ***

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.