BATAL KEMPING, TRUK MASUK JURANG

27 October 2011 21:44 WIB
 
0

CONGGEANG – Sedikitnya 16 dari 65 siswa dan siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) Gupi Kecamatan Gabuswetan Kabupaten Indramayu yang akan melaksanakan kemping di Desa Narimbang mengalami luka berat dan ringan akibat kecelakaan sekitar pukul 10.30, Kamis (27/10).

Keterangan yang dihimpun reporter sumedangonline, menyebutkan para siswa diangkut dalam satu truk bak terbuka dengan nomor polisi E 8229 TA. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut hanya saja beberapa siswa yang mengalami luka berat langsung dilarikan ke RSUD Sumedang.

Keterangan dari RSUD Sumedang, diagnosa sementara yang luka berat mengalami patah tulang kaki dan tangan, sedikitnya ada 17 orang yang mengalami luka berat diantaranya, Andi, Rino, Yuni, Iroh, Hasanudin, Saeful Zaenudin, Sutisna, Asih, Nurul A, Nurul B, Wati, Ariwibowo, Saipul, Rizki, Mar’atun Saniah, dan Willy.

Ketua rombongan, Suyatno (35), kepada petugas kepolisian mengatakan, puluhan siswanya diangkut dalam satu truk dengan tujuan untuk mengikuti kemping yang merupakan agenda rutin tahunan disekolah mereka. Namun dengan adanya musibah tersebut, Suyatno, mengaku akan membatalkan kegiatan kemping tersebut.

Hasil olah TKP Kepolosian Sektor Conggeang, truk tidak dapat naik ke tanjakan, sehingga truk mundur sejauh 12 meter, dan akhirnya terperosok.”Truk tidak dapat naik, kemudian mundur dan akhirnya terperosok dan jatuh terbalik di bawah jurang dengan kedalaman lebih kurang dua meter dari permukaan jalan dengan posisi ban di atas,” kata Komisaris Herno Mardiyanto.