Bantah Miliki Tanah, Wabup Siap Turunkan KPK

15 January 2011 08:52 WIB
 
0

KOTA – Seperti diberitakan pada edisi sebelumnya, beberapa oknum pejabat Pemerintah Kabupaten Sumedang, menurut beberapa informasi yang diterima diduga memiliki lahan di kawasan penggantian tanah kehutanan yang ada di Desa Ranggon, Kecamatan Darmaraja, serta Desa Cimungkal dan Ganjaresik, Kecamatan Wado, termasuk di dalamnya adalah Wabup Sumedang, H. Taufik Gunawansyah, S.Ip.

Namun begitu, Kang Opik begitu sapaan akrab Wabup, membantah keras jika ia memiliki lahan di kawasan tersebut.

Opik mengatakan, “saya berani sumpah sama sekali tak memiliki lahan sedikitpun di kawasan pengganti lahan kehutanan, tak tahu kalau pejabat lain,” tandasnya kepada reporter sumedangonline maulana di kediamannya.

Namun begitu, Opik tak memungkiri kalau di lapangan termasuk dipembebasan lahan untuk jalan tol Cisumdawu banyak oknum yang mengaku suruhan dirinya untuk membeli sejumlah lahan dengan tujuan mendapatkan ganti rugi yang cukup menguntungkan.

Ia menambahkan, guna menetralisir nama baiknya yang sering didompleng oknum – oknum investor atau broker tak bertanggung jawab, ia tak segan akan melayangkan surat pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar segera turun ke Sumedang untuk memeriksa dan mengaudit secara langsung tentang banyaknya dugaan penyelewengan di dua mega proyek, yaitu proyek waduk tigede dan Jalan tol Cisimdawu.

“Hal ini saya lakukan, karena memang saya tak merasa sama sekali ikut bermain atau memilki lahan di dua kawasan tersebut guna keuntungan pribadi,” tegasnya.