Bahaya! Kasus Bansos Pemkot Banyak Dipendam Media

22 September 2011 15:38 WIB
 
0

Berita penggeledahan di Kantor Pemerintah Kota Bandung, ternyata tidak banyak menarik perhatian media massa. Padahal, publik harus tahu proses hukum atas dugaan penyalahgunaan dana itu, karena uang yang disalahgunakan adalah uang publik.

“Saya juga heran, waktu dilakukan penggeledahan ada yang meliput bahkan memotret kegiatan kami. Tetapi, besoknya tidak ada beritanya di koran,” kata penyidik Kejaksaan Tinggi Jabar, Iwan Catur, Kamis (22/9/2011).

Begitu juga dengan berita perkembangan penyidikan kasus itu tidak mendapat perhatian media massa. Hal itu menggelitik aparat Kejaksaan Tinggi Jabar untuk berkomentar.

“Seharusnya publik diberi tahu tentang adanya perkara ini. Pers juga seharusnya independen dan proporsional dalam memberitakan. Masa cuma maling yang kecil saja yang diberitakan, tetapi perkara sebesar ini tidak diberitakan,” kata Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jabar, Fadil Zumhana.

Walau tidak mendapatkan dukungan penuh dari pers, Fadil menjanjikan akan mengusut tuntas kasus ini. “Sudah menjadi tugas kami mengusutnya. Ada dukungan publik atau tidak kami harus memprosesnya sampai tuntas. Tentu saja andai pers mau mendukungnya dengan menginformasikan perkembangan proses hukum kasus ini kepada publik, kami merasa senang,” kata Fadil.