Bagong seruduk siswa PAUD

9 February 2012 13:48 WIB
 
0
Adit mengalami luka ringan setelah diseruduk bagong.
Adit mengalami luka ringan setelah diseruduk bagong.
Adit mengalami luka ringan setelah diseruduk bagong.

DARMARAJA – Nasib malang menimpa Adit Muhammad Rafly Aditya (6) siswa PAUD Miftahusaadah, warga Dusun Cipeundeuy, RT 01 RW 06, Desa Sukaratu Kecamatan Darmaraja, maksud hati hendak bermain bersama tiga temannya di jalan Cipeundeuy menuju Paud Miftahusaadah sekira pukul 10.30, belum sampai dilokasi Paud, tiba-tiba dari arah berlawanan muncul seekor babi yang diperkirakan berbobot 70 kilogram, babi tersebut menyeruduk Adit.
Sumber Sumeks mengatakan, Adit berlari tunggang langgang dikejar babi hutan itu, sementara tiga temannya berhasil selamat karena saat babi itu datang mereka mengindar ke samping. Adit yang mampu dikejar babi tersebut akhirnya menjadi bulan-bulanan babi, sedikitnya ia tiga kali dibanting, hingga mengalami luka ringan dikepala, badan, tangan dan kaki sebelah kanan.
“Alhamdulillah, Adit hanya mengalami luka ringan, dia hanya mengalami luka di jidat, pantat bekas gigitan serta tangan dan kaki sebelah kanan,” ujar Sabri Suyaton (52) kakek korban saat ditemui Sumeks di kediamnnya, Rabu (8/2).
Beruntung saat kejadian korban sedang mengenakan celana levis hingga luka yang diderita tidak parah, lain dari itu massa yang datang beberapa menit kemudian berhasil melepas babi hutan itu, serta mengikatnya dengan tambang. Sebelumnya masa berjumlah perempuan tidak dapat berbuat apa-apa.
“Saya kira ada kejadian apa banyak orang yang berlari, saya kira ada bencana ternyata pas saya lihat ada babi liar, tiba-tiba saja dia menyerang Adit, untungnya saja ada seorang bapak yang menyelamatkan Adit, sebelumnya saya melihat adit sedang bermain bersama tiga orang anak, yang tiganya lari ke sebelah kiri, sementara korban lari lurus, kemudian saya liat dia seperti terdiam mungkin karena shock, dia pun tersungkur karena diseluduk,” jelas Ikbal (16) warga setempat.
Ditempat yang sama tokoh masyarakat Dusun Cipeundeuy, Endang Yusuf (56), menduga jika babi hutan itu menyerang perkampungannya akibat dikejar pemburu dari hutan di Kecamatan Jatigede melintas sungai Cimanuk, dugaan tersebut diperkuat dengan beberapa kali warga melihat adanya babi di sekitar bukit Batunununggul, Santoaan, dan Desa Cibogo.
“Diduga bagong itu kabur dari hutan di Kecamatan Jatigede, ia berhasil melintas sungai Cimanuk, sebelumnya banyak warga yang melihat bagong itu berkeliaran di pasir Batununggul, sawah santoaan dan di kawasan Desa Cibogo,”katanya.
Takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pihak keluarga lantas membawa Adit ke Puskesmas Kecamatan Darmaraja, karena hanya mengalami luka ringan Adit pun diperbolehkan pulang.(SUMEKS/ign)

PROMO CONTENT
loading...