Ayah dan Anak Ini Kompakan jadi KPK Gadungan, Lakukan Penipuan

10 March 2018 05:31 WIB
 
Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni S.I.K., M. Si., yang didampingi oleh Kasat Reskrim Polres Subang AKP M. Ilyas R. S.H.,
Humas Polres Subang
Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni S.I.K., M. Si., yang didampingi oleh Kasat Reskrim Polres Subang AKP M. Ilyas R. S.H.,

SUMEDANGONLINE.COM, SUBANG: JS dan GRA warga Sumedang, Jawa Barat, dicokok tim saber Pungli Polres Subang. Setelah keduanya melakukan penipuan dengan mengaku sebagai penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain dua orang itu, polisi juga menahan DD yang berperan sebagai perantara.

“Tim Saber Pungli Polres Subang setelah mendapat informasi bahwa ada oknum yang mengaku sebagai komisioner KPK, kemudian mencoba meminta tender atau proyek kepada salahsatu kepala dinas yang ada di kabupaten Subang,” kata Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni S.I.K.,M.Si., pada wartawan.

Mereka ditangkap dalam operasi tangkap tangan pada 7 Maret 2018 di rumah makan kelurahan Sukamelang Kecamatan dan kabupaten Subang.”Pada saat korban mau menyerahkan uang di Jalan Otista Subang Kelurahan Sukamelang Kecamatan/kabupaten Subang, Rabu (07/03/2018) siang. Setelah uang tersebut diterima pelaku, langsung kita melakukan penangkapan. Ada tiga orang, dua orang mengaku sebagai komisioner (KPK) yakni bapak dan anak berinisial JS bapaknya, dan GRA itu anaknya. Sementara DD itu sebagai Fasilitator,” tambahnya

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 5 juta, 1 buah kartu tanda anggota lembaga pemantau penyelenggara negara Republik Indonesia (LPPNRI), 1 lembar surat deklarasi antara KPK, LPPNRI dan DPR RI, 2 buah hp merk Nokia, 1 buah hp merk Samsung dan 4 lembar KTP. Sementara Pasal disangkakan terhadap para pelaku melanggar pasal 368 KUH Pidana. ***

BACA JUGA  Dewi Gita Berharap PON Jabar Lahirkan Legenda Baru

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.