AS, Diancam 4 Tahun Penjara

11 November 2010 23:27 WIB
 
1

SumedangOnline – Dugaan Kasus Korupsi Pengadaan Traktor untuk Pondok Pesantren (Pontren) di Sumedang Tahun Anggaran 2009 dari Direktur Jendral Pertanian, melibatkan seorang Kepala Bidang (Kabid) di Dinas Pertanian Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, berinisial AS. Kamis (11/11) pagi, AS dijemput paksa Kejaksaan di kantornya.

Eman Suherman Kasi Pidana Khusus Kejaksaaan, kepada Sejumlah Wartawan, termasuk wartawan SumedangOnline, Iwan Rakhmat, membenarkan AS dijemput paksa Kejaksaan dalam kasus pengadaan traktor Pontren tahun anggaran 2009, nilai bantuan yang dikucurkan Dirjen Pertanian senilai hampir Rp 1M. Sementara dugaan dana yang digelapkan oleh AS, sekira Rp 200jt-an.”Sementara kita baru perhitungan diatas hampir mencapai 200-jt, itu dari hasil selisih harga teraktor, dan indikasi pemotongan”, jelasnya.

Lebih lanjut Eman menyebutkan dana yang diterima setiap Pontren utuh, namun beberapa hari kemudian AS justru meminta dari dana yang sudah cair tersebut antara 7-10%, diluar traktor, “Itu untuk Saprodi, diluar traktor”, jelasnya.

Jika terbukti bersalah AS, diancam Undang – undang 31 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Pasal 2 dan 3 dengan ancaman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun Penjara. Dalam kasus ini kejaksaan telah memanggil sedikitnya 33 saksi untuk dimintai keterangan, dari Pontren, UPTD, Penyedia Barang, Distributor, dan Dinas Terkait.

Sementara wartawan menunggu dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.45 WIB, akhirnya AS, ditahan dan dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Sumedang. (Iwan R/Editor:Igun)

1 COMMENT