Arsip Masih Dianggap Hal yang Tidak Penting

18 September 2014 14:46 WIB
 
0

Bimtek sinergitas kinerja kearsipan Tahun 2014.
Bimtek sinergitas kinerja kearsipan Tahun 2014.
KOTA-Kantor Arsip Daerah Kabupaten Sumedang, menggelar Bimbingan Teknis sinergitas kinerja kearsipan Tahun 2014, yang dihadiri narasumber dari Badan Perpustakaan Dan Kearsipan Propinsi Jawa Barat, serta peserta yang hadir dari tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sumedang. Kegiatan digelar di Gedung Islamic Center Sumedang, Kamis (18/9/2014).
Dalam laporannya Kasi Perencanaan dan Pengelolaan Arsip, Cepi Dien Subardini mengatakan dalam penyelenggaraan kearsipan di daerah atau arsip daerah mengemban tugas yang cukup berat.
“Karena langkah awal yaitu, harus merubah paradigm lama yang memandang arsip tidak pending. Tidak berguna, memandang sepele dan yang paling menyedihkan dipandang sebagai sampah,” kata Cepi.
Sebut dia, hal ini terbukti masih banyak ditemukan berbagai SKPD arsip-arsip yang keadaannya terlantar tidak tertata, tidak terurus yang disimpang di dalam karung, ditempat pada ruangan yang tidak layak. “Akibatnya banyak arsip yang rusak tidak utuh maupun hilang, merubah paradigma tentang arsip bukan hal mudah namun membutuhkan waktu,” tambahnya.
Disebutkan, diperlukan langkah-langkah berupa program kegiatan pembinaa secara berkala. “Maka sebagai salahsatu bentuk kegiatan kearsipan adalah kegiatan sinergitas kearsipan. Kegiatan ini merupakan aplikasi dari amanat Perda Kabupaten Sumedang, Nomor 7 Tahunn 2012, tentang penyelenggaraan kearsipan di Kabupaten Sumedang, yang merupakan kegiatan tugas poko dan fungsi penyelenggaraan kearsipan,” jelasnya.
Selanjutnya, kata dia, kegiatan itu juga untuk meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas di bidang kearsipan tentang teknis-teknis kelola kearsipan. Selain itu bias menyamakan persepsi jika arsip sebagai pertanggung jawaban hokum masa lalu, maka kini dan masa yang akan datang.
Bupati Sumedang, H Ade Irawan, melalui Asisten Adminitrasi pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang, H Ramdan Dedi Ruhendi, mengatakan jika mendengar kata arsip pastilah pikiran kita berasosiasi setumpukan kertas-kertas yang mungkin tidak ada kegunaannya. Sehingga tidak aneh kalau arsip kita temukan di tempat yang tidak layak.
“Akibatnya banyak arsip rusak, tidak utuh dan hilang. Padahal suatu saat kita membutuhkan arsip tersebut, peran arsip akan sangat berguna sebagai salah satu sumber informasi penting yg dapat menunjang proses kegiatan administratif maupun birokrasi baik organisasi pemerintah maupun swasta oleh karna itu arsip harus tetap terpelihara dan terjaga keutuhannya dng baik agar bila di butuhkan dpat ditemukan secara cepat ,tepat dan akurat,” ujarnya.
Arsip penting atau sangat penting menurut pakar arsip dnia tanpa arsip adalah dunia tanpa memori, tanpa kepastian hukum,tanpa sejarah ,tanpa kebudayaan ,tanpa pengetahuan dan tanpa kolektip.***
Reporter: Iwan Rakhmat

PROMO CONTENT
loading...