Ara Gelar Lomba Desa di Kecamatan Jatinangor

29 May 2016 00:41 WIB
 
0
Maruarar saat bersama Muspika Jatinangor dan para kepala desa se-Jatinangor.
Maruarar saat bersama Muspika Jatinangor dan para kepala desa se-Jatinangor.
loading...

SUMEDANGONLINE – JATINANGOR: Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait, memberikan apresiasi luar biasa terhadap pengelolaan keuangan desa. Hal itu diperlihatkan pria yang akrab disapa Bang Ara dengan menggelar lomba desa dalam hal proses perencanaan APBDes, keterbukaan, dan presentasi.
“Saya sudah keliling desa-desa yang ada di dapil Sumedang, Majalengka dan Subang. Saya yakin, kalau camatnya seperti Camat Jatinangor, saya yakin Sumedang, Majalengka, dan Subang desa-desanya bisa maju,” kata Bang Ara, saat kunjungan kerja perseorangan ke Kecamatan Jatinangor, seusai pentas seni dan budaya di Kec. Jatinangor, Sabtu (28/5) malam.
Ia pun menekankan agar setiap desa mampu meningkatkan budaya gotong royong, karena dengan adanya budaya tersebut pembangunan wilayah akan makin pesat. Dalam kesempatan tersebut juga ia menyebutkan pemerintahan Jokowi-JK (Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla) terus bertekad untuk meningkatkan keadilan, dan mengurangi ketimpangan.
“Untuk itu harus membangun dari pinggiran, membangun dari desa. Saudara boleh lihat, belum pernah ada anggaran desa sebesar saat ini. Belum pernah ada anggaran yang meningkat seperti sekarang ini. Pola anggaran itu ada dua, jumlahnya yang ditingkatkan, atau bagaimana bertanggung jawab terhadap anggaran itu,” imbuhnya Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP) itu.
Camat Jatinangor, Drs. M. Wasman, M.Si mengapresiasi kegiatan yang dipersembahkan untuk masyarakat Jatinangor tersebut. “Ini bukti hasil kerjasama yang baik dari berbagai pihak serta menjadi pola partisipatif melalui merangkul semua komponen masyarakat Jatinangor dalam mewujudkan Jatinangor maju dalam berbagai bidang,” ucapnya.
Sementara terkait penilaian lomba desa, sebut dia, semua itu penilaian memang hasil scoring evaluasi perspektif masyarakat terhadap APBDes 2015. “Ini adalah penilaian dari masyarakat, yang dinilainya dari proses perencanaan APBDes, ketebukaan dan presentase,” ungkapnya.
Secara keseluruhan sebut dia, semua desa sudah baik dalam perencanaan APBDes tersebut, namun karena hal ini merupakan perlombaan, kata dia, tentu harus ada yang terbaik dari yang baik. Terpilih lah tiga desa yakni Desa Hergamanah, Cipacing dan Cilayung sebagai kandidat tiga besar terbaik hasil scoring evaluasi dari masyarakat. (dadan burhan)