Ali Sadikin, Pangeran Kornel Diusulkan Jadi Pahlawan

21 April 2010 18:19 WIB
 
3

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis

Mahkota Binokasih Diserahkan Pajajaran ke Sumedang. Photo:Istimewa

Sumedangonline – Rabu. BANDUNG–Diskusi Budaya dalam rangka menyambut 432 Tahun Kabupaten Sumedang di Gelar di Graha Kompas Jalan RE Martadinata Bandung, Selasa (20/04). Dalam diskusi tersebut diusulkan nama Ali Sadikin yang merupakan keturunan dari Sumedang untuk dimasukan dalam Daftar nama Pahlawan. Selain Bang Ali dalam diskusi tesebut juga diusulkan pula nama Pangeran Kornel (Kusumahdinata IX) sebagai pahlawan Nasional dan Inggit Garnasih (Istri Presiden RI, Sukarno).

Sejarawan dari Universitas Padjajaran; Prof. Dr. Nina Herlina L. mengungkapkan bahwa ketiga nama tersebu laik untuk diusulkan menjadi Pahlawan nasional dari Jawa Barat. Lebih jauh Nina mengharapkan masyarakat Sumedang yang didukung oleh Pemerintah Daerahnya harus dapat mendukung usulan pahlawan – pahlawan asal kota ‘tahu’ Sumedang tersebut. Meskipun menurutnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Juga menginginkan hal yang sama.

Nina, pun merasa optimis dengan adanya dua provinsi yang mengusulkan satu nama langsung, menurutnya undang – undang yang baru tentang pahlawan nasional, provinsi tempat calon pahlawan lahir dapat mengusulkannya.

Sementara itu tanggapan Bupati Sumedang Don Murdono, menyebutkan bahwa Pemerintah Daerah Sumedang menyerahkan sepenuhnya hal tersebut kepada para ahli. Lebih lanjut Don, beritikad untuk menjadikan Sumedang Sebagai Puser Budaya Sunda, untuk hal tersebu Pemerintah Daerah Sumedang telah mengeluarkan Peraturan Daerah No.113 tahun 2009 tentang Sumedang Puseur Budaya Sunda.

Ditinjau dari sejarah kerajaan – kerajaan di Pulau Jawa yang berakhir di Sumedang, selain itu menurut Don, di Sumedang terdapat Mahkota Binokasih Sanghyang Pake yang diserahkan Pajajaran ke Sumedang. Ini merupakan bukti fisik yang memperkuat Sumedang Sebagai Puser Budaya Sunda.

Panitia Penyelenggara Diskusi Asep, ditemui saat berkunjung ke Radio eRKS (SumedangOnline) beberapa waktu lalu menyebutkan bahwa, selain mengusulkan dinobatkan kedua Putra Daerah Sumedang sebagai Pahlawan Nasional, dia pun berharap Pemerintah Kabupaten Sumedang dapat mengapresiasikan khususnya nama besar Ali Sadikin Sebagai nama jalan di Sumedang.

Ketika ditanya kenapa diselenggarakan di Bandung, panitia penyelenggara berkilah bahwa hal tersebut untuk meminimalisir biaya akomodasi, selain itu juga untuk memudahkan para pembicara yang sebagian besar merupakan tinggal di kota Bandung . Acara tersebut menurut Asep, sudah direncanakan sejak Desember tahun 2009. Dan tidak mengambil anggaran dari APBD Kabupaten Sumedang.

“Kasihanlah klo mengambil dari APBD. Banyak Pengeluaran yang menggunakan APBD dalam memperingati HUT Sumedang”Ujarnya.

Puncak diskusi sendiri akan berakhir pada tanggal 28 Mei 2010, dimana akan diselenggarakan pentas hiburan dan diskusi, bertemakan Gunem Catur Tentang Sumedang Puser Budaya Sunda, akan mengundang Acil Bimbo.

3 COMMENTS

  1. nama jl.yang bagus untuk ali sadikin adalah daerah perbatasan tj sari ke jatinangor – cileunyi…om

  2. nama jl.yang bagus untuk ali sadikin adalah daerah perbatasan tj sari ke jatinangor – cileunyi…om,