Akbid Respati Gelar Hari Ikrar Bidan

29 June 2012 23:44 WIB
 
0

DOK/SO

Menurut Direktur Akbid Respati Ny. Teni Nurlatifah HR, SST, M.Keb, jumlah mahasiswa baru Angkatan ke-5 yang melaksanakan Ikrar Bidan sebanyak 35 orang.

PUSDAI – Akademi Kebidanan Respati Sumedang, Kamis (28/6), menggelar acara Hari Ikrar Bidan Angkatan ke-5 (5th Midwifery Pleldge Day) dan Talkshow yang bertemakan ‘Bidan Profesiku, Bidan Pilihan Hidupku di Gedung Islamic Centre Sumedang.
Kegiatan acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah H. Atje Arifin Abdullah, SH, SIP, MSi, Ketua IBI Cabang Sumedang Hj. Ratnawulan, S.ST Direktur Perencanaan dan Pengembangan Yayasan Respati Dr. Ir. Sobar Wiganda, MSc, pimpinan dan senat Akbid Respati, para orang tua mahasiswa, serta tamu undangan lainnya. Hadir sebagai narasumber Talkshow Dr. Hj. Suryani Supardan, Dipl. Midwife, MM dan Bidan Atin Ukayah, AMKeb.
Menurut Direktur Perencanaan dan Pengembangan Yayasan Respati Dr. Ir. Sobar Wiganda, MSc, upacara seremonial tersebut merupakan pengesahan dan pengakuan sebagai mahasiswa program studi kebidanan Akbid Respati sekaligus menanamkan makna kebidanan sebagai subprofesi bidang pelayanan kesehatan masyarakat.
“Selain untuk mempersiapkan mental psikologis dan kepedulian mahasiswa baru memasuki kehidupan lingkungan pembelajaran, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan motivasi dalam menjalankan tanggung jawab pengabdian kepada masyarakat,” tuturnya.
Dilaporkan Direktur Akbid Respati Ny. Teni Nurlatifah HR, SST, M.Keb, jumlah mahasiswa baru Angkatan ke-5 yang melaksanakan Ikrar Bidan sebanyak 35 orang. “Sengaja kami memilih waktunya masih dalam rangka HUT Bidan yang jatuh pada tanggal 24 Juni. Melalui kegiatan ini, para mahasiswa baru mulai terjun dan praktik ke lapangan,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa sejak 2011 Akbid yang dikelolanya sudah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. “Dengan akreditasi ini kami dapat mempertanggungjawabkan kegiatan pendidikan yang kami selenggarakan, sehingga para orang tua yang menitipkan anak-anaknya untuk belajar sudah tidak perlu lagi was-was,” terang Direktur Akbid.
Ditambakannya, Akbid Respati merupakan saru-satunya institusi pendidikan kebidanan di Kabupaten Sumedang. Oleh karena itu, merupakan aset daerah bagi masyarakat dan pemerintah Kabupaten Sumedang. “Kami berharap keberadaan kami dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Kabupaten Sumedang, khususnya masyarakat di wilayah sekitar kampus kami berada,” jelasnya.
Menurut Sekda, lokasi kampus Akbid Respati yang ada di Tomo sebenarnya memiliki peluang yang strategis dalam perkembangannya ke depan, mengingat berbagai proyek nasional dan provinsi yang sedang digarap berpusat di sana, “Pembangunan tol Cisumdawu, Bandara Internasional Kertajati, dan Bendungan Jatigede akan mendukung prospek perkembangan di wilayah Tomo, termasuk Akbid Respati. Apalagi Yayasan Respati berencana mendirikan Rumah Sakit Ibu dan Anak di sana”.
Dikatakan Sekda, Pemerintah Kabupaten Sumedang sangat mendukung akan keberadaan Akbid Respati karena sesuai dengan kebijakan akan kebutuhan tenaga kesehatan di wilayah Sumedang. “Berdasarkan kebijakan Pemkab Sumedang untuk mendekatkan jangkauan pelayanan kesehatan, minimal di setiap desa harus ada seorang bidan desa. Bahakan mungkin ke depannya satu desa harus ada satu perawat,” tuturnya.
“Walaupun tidak semua llulusan Akbid Respati bisa mendedikasikan dirinya di Sumedang, namun setidaknaya sudah memberikan nuansa yang mendukung pada upaya-upaya peningkatan kualita kesehatan di Kabupaten Sumedang,” imbuh Sekda.
Penyematan atribut pratik mahasiswa Angkatan ke-5 oleh Direktur Akbid Respati dilakukan setelah para mahasiswa mengucapkan Ikrar Bidan. Dilangsungkan pula penyerahan penghargaan kepada nahasiswa berprestasi.(IRP)

PROMO CONTENT
loading...