Ajengan Aliyudiin Ingatkan Semua Santri Harus Waspada Jaga Pesantren dan Kiainya

1 February 2018 00:54 WIB
 
0
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah Sumedang Jawa Barat, Mama KH. Muhammad Aliyuddin atau lebih akrab disapa Ajengan Ali mengingatkan kepada seluruh santri untuk selalu waspada dalam menjaga pesantren dan pimpinannya. Hal tersebut disampaikan dihadapan santri-santrinya sebelum jama'ah sholat gerhana bulan dimulai.
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah Sumedang Jawa Barat, Mama KH. Muhammad Aliyuddin atau lebih akrab disapa Ajengan Ali mengingatkan kepada seluruh santri untuk selalu waspada dalam menjaga pesantren dan pimpinannya. Hal tersebut disampaikan dihadapan santri-santrinya sebelum jama'ah sholat gerhana bulan dimulai.

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis

SUMEDANG – Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah Sumedang Jawa Barat, Mama KH. Muhammad Aliyuddin atau lebih akrab disapa Ajengan Ali mengingatkan kepada seluruh santri untuk selalu waspada dalam menjaga pesantren dan pimpinannya. Hal tersebut disampaikan dihadapan santri-santrinya sebelum jama’ah sholat gerhana bulan dimulai.

Rabu malam ini (31/1) memang sedang terjadi fenomena alam gerhana bulan. Seperti biasanya, kalau ada gerhana semua santri Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah selalu berkumpul di masjid untuk melaksanakan sholat sunah gerhana. Sebelum sholat dimulai, Ajengan Ali selalu memberikan arahan, pesan, dan tata cara sholat yang benar.
Dalam arahannya Ajengan Ali mengatakan bahwa saat ini sudah ada beberapa kiai pimpinan pondok pesantren yang dipukuli secara brutal oleh orang tidak dikenal. Kedepannya mungkin saja kejadian ini akan terulang lagi. Untuk mencegah hal-hal yang tidak dinginkan, maka mohon semua santri untuk terus waspada dalam menjaga pesantren ini.
Tolong waspadai dan selalu berhati-hati jika ada orang asing datang ke pesantren. Jangan lupa juga piket jaga pesantren di aktifkan lagi, teruatama piket jaga di malam hari. Pintu gerbang masuk pesantren setiap malam harus dipastikan terkunci, lanjut Ajengan Ali.
Ini merupakan ikhtiar supaya kejadian penyerangan kepada kiai atau pondok pesantren tidak terjadi lagi. Semoga Allah selalu melindungi dan memberikan Rahmat kepada kita, tutup Ajengan Ali. (Ayi Abdul Kohar)