Aduh, Razia Miras Kok Bisa Bocor

6 May 2013 03:55 WIB
 
0
823
Kepolisian sector Wado melakukan razia terhadap sejumlah pedagang minuman keras di Kecamatan Wado, Jumat (3/5).
Kepolisian sector Wado melakukan razia terhadap sejumlah pedagang minuman keras di Kecamatan Wado, Jumat (3/5).

WADO – Polisi berhasil menyita puluhan minuman keras di Tiga toko yang diduga kerap menjual minuman keras di wilayah hukum polsek Wado. Sebelumnya, sejumlah masyarakat khawatir dengan maraknya peredaran miras.

Apalagi sebut Wakil Karang Taruna Kecamatan Wado, Kosam Erawan, akibat minuman keras ada salahseorang anak yang terlena dan akhirnya menjadi malas untuk sekolah. Hingga, ia pun menyambut baik adanya razia yang dilakukan oleh Mapolsek Wado dan jajarannya tersebut.

“Saya memberikan apresiasi terhadap jajaran kepolisian yang langsung merespon adanya keluhan dari warga. Apalagi, ini sangat ironis, penjualan minuman keras itu berada persis di depan mesjid Agung Wado,” kata Kosam Erawan, kepada Sumeks, kemarin.

Meski dalam razia yang dilakukan kemarin, barang bukti yang disita polisi hanya sedikit. Namun Kosam berharap hal itu bisa membuat jera para pemilik minuman keras, untuk tak menjual kembali.

“Sepertinya bocor, memang aneh sekali, sangat cepat bocornya. Padahal saya rasa razia tersebut saya rasa sangat rapih,” tambahnya.

Hal sama dikeluhkan warga lainnya, sitaan yang sedikit menjadi tanda tanya besar. Padahal sebelumnya, warga melihat di warung yang dirazia polisi itu menjual minuman dalam jumlah banyak. Meski demikian, ia mengaku bersyukur polisi dapat melakukan razia dengan cepat.

“Mengapa ko barang yang disita hanya sedikit? Padahal sepertinya banyak tuh di dalam. Saya ingin Wado terbebas dari miras, karena dapat membuat warga resah, dengan miras orang bisa berbuat jahat,” ujar salah seorang warga yang namanya tidak ingin dikorankan.

Sementara itu Kanit Aiptu Endang Suherman, menyebutkan jika razia miras sudah merupakan agenda pihak kepolisian dan telah mendapat sprint (surat perintah) dari Polres Sumedang.

“Berdasarkan surat perintah yang turun dari Polres, kami melakukan razia ini,” kata Aiptu Endang Suherman, kepada Sumeks, Selasa (3/4).

Penjual Miras ini rencananya akan dipanggil kepolisian, untuk dimintai keterangan dan membuat surat pernyataan untuk tidak akan menjual kembali Miras. “Kami akan memanggil penjual ke kantor, untuk membuat surat pernyataan untuk tidak lagi menjual Miras,” pungkas Aiptu Endang Suherman. (cr1)