Ada Pungutan Pada e-KTP di Kec. Cisitu

4 November 2011 09:28 WIB
 
0
Kepala Desa Cigintung dan Ranjeng mengakui jika dalam proses e-KTP jemput bola di desanya memungut iuran ke masyarakat, mereka beralasan jarak yang jauh antara kantor Kecamatan dengan Desa, selain itu untuk memberi upah pada Linmas yang menjaga peralatan. IGUN GUNAWAN/SO

CISITU – Adanya pungutan pada proses pembuatan e-KTP di Desa Cigintung dan Ranjeng Kecamatan Cisitu yang nilainya bervariasi antara Rp 2-5 ribu, dibenarkan kedua kepala Desa dimaksud, disisi lain masing-masing kepala Desa pun memiliki argumen mengapa mereka hingga memungut pada proses e-KTP yang diketahui gratis itu.

Kepala Desa Cigintung, Karwia, melalui Kepala Urusan Pemerintah (Kaurpem) Desa Cigintung, Agus (39), membenarkan jika proses e-KTP sebenarnya gratis, ia beralasan dipungutnya biaya pembuatan e-KTP, karena sesuai dengan kesepakatan antara kuasa masyarakat dengan aparat Desa yang disaksikan BPD dan LPM, masyarakat justru meminta pembuatan e-KTP agar dilaksanakan di kantor Desa bukan pergi ke Kecamatan.

“Karena pelaksanaan e-KTP di Desa Cigintung itu bentuknya jemput bola, kenapa ini kita lakukan karena memang adanya usulan dari masyarakat, 5 hari sebelum pelaksanaan e-KTP tersebut masyarakat meminta agar dilaksanakan di Desa, karena jarak ke kecamatan jauh, kalau naik ojeg itu bisa mencapai Rp 10 ribu, itu baru transport belum lain-lainnya, jadi wajar kalau dipungut Rp 5 ribu, dan itu pun untuk konsumsi petugas sendiri, bukan mencari keuntungan,” ungkap Agus.

PROMO CONTENT
loading...